advertorial

Sedapnya Masakan Negeri Ginseng

Kimchi Chige  (Espos/Lutfiyah)Kimchi Chige (Espos/Lutfiyah)

Korea Selatan benar-benar menyihir dunia. Tidak hanya terkenal dengan K Pop, serial drama dan bintang-bintangnya yang berpenampilan menawan serta fashion-nya, negeri ginseng ini juga terkenal dengan masakan khasnya. Apalagi, masakan Korea juga kerap ditampilkan dalam beberapa serial drama mulai dari masakan khas kerajaan yang dimasak seorang dayang bernama Dae Jang Geum dalam serial Jewel In The Palace hingga masakan yang paling populer kimchi yang dimakan Lee Min Ho atau Gu Jun Pyo dalam sebuah episode film Boys Before Flowers (BBF).
Masakan Korea yang dieksplorasi dalam film maupun drama itu pun mencuri perhatian penggila Korea maupun pencinta kuliner Tanah Air untuk menjajal dan memburunya. Terlebih, untuk bisa menikmati kudapan Korea kini bukan hal sulit dan tak perlu terbang jauh-jauh lantaran restoran dan rumah makan Korea tumbuh bak jamur di berbagai kota besar di Tanah Air.

(Espos/Sunaryo Haryo Bayu) GINSENG-Pelayan menyiapkan minuman di Korean Girll Daegu Solo, Rabu (9/5) (foto Kanan atas). Sejumlah makanan pembuka (banchan) di Korean Girll Daegu.

Di kota tetangga, Jogja misalnya, beberapa tempat makan secara khusus menyediakan masakan Korea seperti di Dae Jang Geum Resto di Jl Palagan Tentara Pelajar km 8,5 Sariharjo, Jogja dan Silla Korean Chinese Restaurant di Jl Ring Road Utara Jogja.
Bagaimana dengan Solo? Anda yang tinggal di Kota Bengawan juga tidak perlu khawatir, setelah dimanjakan dengan masakan khas negara-negara Asia lainnya seperti China, Jepang dan Thailand, masakan khas Korea kini merambah Solo dengan hadirnya restoran Korean Grill Daegu di Jl Radjiman 402 Solo. Selain kimchi, ada juga masakan Korea lainnya yang disediakan restoran tersebut seperti dolsotbibimbap, japcha, bulgabi, haemul pajeon hingga sup Korea samgyetang.
“Variasi menunya belum begitu banyak tapi semua makanan yang ada di sini khas Korea. Orang yang datang ke sini banyak yang mencoba kimchi chige yang disajikan di hotpot, juga bisa disajikan di mangkuk biasa,” ujar seorang pelayan resto kepada Espos, Jumat (18/5).
Penasaran, saya pun memesan kimchi chige. Dari gambarnya di buku menu, makanan yang saya pesan sudah begitu menggoda. Setelah disajikan, kimchi chige sangat menggugah selera dengan kuah merah menyala. Setelah diaduk, bongkahan daging sapi dan potongan tahu menyembul dalam masakan tersebut bersama irisan sawi dan daun bawang. Saat mampir di mulut, rasanya sedap, segar, sedikit asam dan pedas nyaris seperti rasa tom yam khas Thailand. Bedanya, tom yam lebih didominasi seafood.

Kimchi Chige (Espos/Lutfiyah)

Menu makanan lain yang sama-sama berbahan daging sapi di restoran milik Sritex Group adalah japcha. Makanan ini berupa perpaduan daging sapi dan aneka sayuran ditambah suun dengan bumbu spesial. Bagi yang tidak suka daging sapi, bisa juga mencoba makanan Korea lainnya samgyetang berupa sup ayam kampung yang berkolaborasi dengan ketan, ginseng dan racikan bawang putih. Sedangkan menu bulgabi yang menjadi andalan di restoran tersebut merupakan makanan berbahan dasar iga sapi yang direndam dengan daegu spesial saus setelah itu dipanggang di atas api arang.
“Sebagian besar masakan Korea banyak mengandung sayuran dan rasanya cenderung ke sedikit asam,” ujar General Manager Korean Grill Daegu Solo, Doeun Kim.
Selain itu, yang membedakan masakan Korea dengan masakan Asia khususnya Indonesia adalah masakan Korea sebagian besar di-steam atau dikukus.
“Kalau masakan Indonesia itu cenderung banyak yang digoreng sehingga banyak minyaknya tapi masakan Korea sedikit minyak,” imbuh  Doeun Kim dengan logat bahasa Indonesia yang sedikit terbata-bata.
Dominasi sayuran dan sedikit minyak yang menjadi ciri khas masakan Korea sekilas sama seperti makanan khas Thailand. Jika masakan Korea ada yang di-steam atau kukus, masakan khas Thailand sebagian besar justru direbus seperti suki, steamboat maupun tom yam.
“Ciri khas masakan Thailand salah satunya direbus di hotpot,” ujar koki House Steamboat Solo Grand Mall (SGM), Setyo.
Jika steamboat, tom yam atauun suki harganya Rp50.000 ke bawah, hagra makanan Korea di restoran tersebut bervariasi. Doslotbibimbap dan kimci chige dibanderol Rp58.000 per porsi. Sementara untuk menikmati japcha atau samgyetang Anda harus merogoh kocek sedikit mahal, Rp128.000 per porsi.

 

Iklan Baris

    No items.