advertorial

MITIGASI BENCANA BANTUL BPBD Akan Buat Peta Resiko Gempa dan Tsunami

ilustrasi gempa bumi (Solopos/JIBI/Dok.)ilustrasi gempa bumi (Solopos/JIBI/Dok.)

Kerjasama itu dilakukan untuk membuat peta risiko bencana, khususnya gempa dan tsunami.

Madiunpos.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul akan melakukan kerjasama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG). Kerjasama itu dilakukan untuk membuat peta risiko bencana, khususnya gempa dan tsunami.

“Kedepan kami akan membuat peta resiko bencana di wilayah selatan Bantul untuk mengetahui titik aman yang bisa digunkan sebagai tempat evakuasi. Bukit-bukit di wilayah mana saja yang bisa direkomendasikan,” ujar Pelaksana Harian Kepala BPBD Kabupaten Bantul Dwi Daryanto, Selasa (27/12/2016).

Menurut Dwi, jika nanti peta resiko bencana sudah jadi, dan telah diketahui bukit yang aman untuk evakuasi. Maka kata dia tempat tersebut harus terhindar dari aktivitas yang dapat merubah fungsi dan manfaat tempat tersebut. Seperti halnya pertambangan yang terjadi di wilayah Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek yang kemungkinan menurut dia dapat merubah fungsi dan manfaat lokasi evakuasi.

Namun saat ditanya kapan peta resiko gempa dan tsunami itu dapat direalisaikan. Dirinya mengakui pihaknya baru dalam tahap penjajakan kerjasama dengan BIG. Sehingga belum dapat memastikan kapan peta resiko bencana tersebut terealisasi.

Iklan Baris

    No items.