advertorial

KEJURNAS TENIS JUNIOR Juara-Juara Baru Bermunculan

Promotor Kejurnas AFR Tenis Remaja, August Ferry Raturandang (kanan), berfoto bersama pemenang tunggal putra KU 10 tahun, Jahfal Muna Kanahaya (kedua dari kiri), dan juara II tunggal putra KU 10 tahun, Diego Armando (kedua dari kanan), di Lapangan Tenis GOR Manahan, Jumat. (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos)Promotor Kejurnas AFR Tenis Remaja, August Ferry Raturandang (kanan), berfoto bersama pemenang tunggal putra KU 10 tahun, Jahfal Muna Kanahaya (kedua dari kiri), dan juara II tunggal putra KU 10 tahun, Diego Armando (kedua dari kanan), di Lapangan Tenis GOR Manahan, Jumat. (Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos)

Bermunculan Nama Juara BaruKejurans Tenis Junior digelar di Solo dengan tajuk AFR Tenis Remaja.

Madiunpos.com, SOLO — Gelaran Kejurnas August Ferry Raturandang (AFR) Tenis Remaja telah usai, Jumat (30/12/2016). Sedereret nama petenis junior yang tidak diprediksi menjadi juara berhasil meraih trofi.

Pada tunggal putra KU 10 tahun, Jahfal Muna Kanahaya, sukses menyabet gelar juara dalam kejuaraan yang digelar Rabu-Jumat (28-30/12/2016) di Lapangan Tenis GOR Manahan tersebut. Jahfal berhasil menumbangkan petenis unggulan nomor tersebut, Diego Armando, dengan skor 8-3 pada partai final.

Hal yang sama terjadi pada tunggal putra KU 12 tahun. Petenis junior asal madiun, Irsyad Yanuar Putra, menjadi juara setelah mengalahkan unggulan putra KU 12 tahun, Hafif Aqil Mahesaputra dengan skor 8-3 di final.

Petenis junior yang tergabung dalam Totong Tennis Champ, Madiun, Jatim, tersebut mengaku kesulitan saat saat melawan Hafif. Pasalnya, Kejurnas tersebut merupakaan kejuaraan pertama yang ia ikuti dalam satu tahun ini karena fokus menghadapi Ujian Sekolah (US) pada 16-18 Mei 2016 lalu.

“Senang sekali bisa menang. Capai tadi lawan Hafif, mainnya bagus. Mudah-mudahan besok kalau ikut Kejurnas bisa juara lagi,” ucap  saat ditemui Solopos.com, seusai laga, Jumat.

Di sisi lain, petenis junior ungulan pertama dalam KU 16 Tahun, M Rizal Muzaqir, menjadi juara setelah mengalahkan petenis junior asal Sragen, Febby Wahyu Kusuma, dengan skor 6-4 dan 7-5. Rizal mengaku Febby merupakan lawan yang berat meski memiliki peringkat ke-44 dalam Peringkat Nasional Pelti (PNP). Sebagai salah satu petenis dari luar Jateng yang berhasil juara, Rizal mengaku merasa senang.

Di tunggal putri KU 10 tahun, Diandra Kirana menyelesaikan perlawanan atlet dari satu kota, Tabinna Rahmadhanaisyah, dengan skor 8-5. “Senang sekali rasanya. Baru kali ini bisa juara I. Saya pengen ikut lebih banyak Kejurnas yang lain tahun depan,” jelas petenis cilik asal Blora itu.

Terpisah, Promotor Kejurnas AFR Tenis Remaja 2016, August Ferry Raturandang, mengucapkan selamat kepada para pemenang. Dengan adanya Kejurnas tersebut, dia berharap para atlet junior memiliki jam terbang lebih sehingga kemampuan bertempurnya semakin terasah.

“Saya berencana mengadakan 30 Kejurnas tahun depan. Ada tidaknya sponsor, kami akan berupaya keras mewujudkan Kejurnas-kejurnas itu. Harapannya agar para atlet tenis junior memiliki modal bertanding yang banyak melalui Kejurnas,” jelas dia.

Iklan Baris

    No items.