advertorial

PIALA SUDIRMAN 2017 Indonesia Targetkan Tembus Semifinal

Susi Susanti (JIBI/SOLOPOS/Antara)Susi Susanti (JIBI/SOLOPOS/Antara)

Piala Sudirman 2017 bakal diikuti oleh tim bulu tangkis Indonesia.

Madiunpos.com, JAKARTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menargetkan tim bulu tangkis Tanah Air mampu menembus babak semifinal Pial Sudirman 2017. Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidan Pembinaan dan Presitasi PBSI, Susi Susanti.

Susi menyatakan target semifinal itu sangat realistis bagi Indonesia mengingat hanya beberapa pebulu tangkis Tanah Air yang memiliki ranking bagus. PBSI pun bakal sangat mengandalkan nomor ganda campuran dan ganda putra dalam turnamen tyang digelar di Sibu, Malaysia, pada 21-28 Mei 2017 mendatang tersebut.

Tercatat saat ini di nomor ganda campuran terdapat pasangan peraih emas Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto yang merupakan juara All England 2016. Sedangkan di ganda putra, Indonesia memiliki pasangan peringkat dua dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

“Secara realistis sebenarnya semifinal. Dilihat dari ranking-ranking atlet saat ini memang hanya mengandalkan ganda campuran dan ganda putra. Tapi pertandingan kan belum dimulai,” ungkap Susi seperti dilansir Okezone, Jumat (30/12/2016).

Hasil itu hampir sama dengan raihan Indonesia di Piala Sudirman 2015. Saat itu, Indonesia juga berhasil mencapai babak semifinal meski hanya diunggulkan di tempat kelima. Sebelum akhirnya dikalahkan tim Tiongkok 1-3.

Susi pun berharap target tersebut bisa diraih, mengingat sejarah tim bulu tangkis Indonesia di kejuaraan beregu selalu bagus. Terakhir ditunjukkan tim Thomas Indonesia berhasil menembus final Piala Thomas 2016 meski hanya mengandalkan skuad muda.

“Kita tetap berharap minimal semifinal. Tapi kita berharap atlet-atlet kita memiliki semangat kebersamaan dan semangat yang luar biasa. Kalau tim biasanya di kejuaraan beregu kita lebih kuat lagi. Kita harapkan seperti itu,” imbuhnya.

Sejak kali pertama digulirkan pada 1989, Indonesia baru meraih satu trofi di ajang beregu campuran dua tahunan tersebut. Satu-satunya gelar Indonesia didapat di edisi perdana usai mengalahkan Korea Selatan 3-2.

Iklan Baris

    No items.