advertorial

Ducati Baru Bidik Juara Dunia di Motogp 2018

Jorge Lorenzo (Crash.net)Jorge Lorenzo (Crash.net)

Ducati tak langsung membidik gelar juara di Motogp 2017.

Madiunpos.com, BOLOGNA — Ducati memang berambisi merusak dominasi Honda dan Yamaha di Motogp. Namun mereka tak langsung membidik gelar juara dunia di Motogp 2017 nanti, melainkan pada musim 2018 mendatang.

Kehadiran Jorge Lorenzo mulai musim depan menjadi salah satu penebar optimisme pabrikan asal Italia itu. Lorenzo, sang peraih juara dunia tiga kali, masuk menggantikan Andrea Iannone yang hijrah ke Suzuki. Lorenzo bakal berpasangan dengan pembalap lama Andrea Dovizioso.

Ducati menyebut perekrutan Lorenzo sebagai sinyal tegas ambisi tim di Moto GP. Pabrikan itu ingin serius bersaing dengan Yamaha dan Honda. Sudah sembilan tahun Ducati tak mengenyam titel juara dunia sejak era Casey Stoner pada 2007.

“Saat sebuah pabrikan mengontrak pembalap dengan tiga gelar juara dunia, Anda tidak bisa menyembunyikan lagi maksud Anda. Targetnya jelas, gelar juara dunia 2018,” ujar Manajer Ducati, Davide Tardozzi, seperti dilansir GP One, Senin (2/1/2016).

Tardozzi menilai persaingan tahun depan akan makin memanas di antara pabrikan. Menurut dia, Honda dan Yamaha jelas tim paling kuat karena memiliki pembalap dengan predikat juara dunia seperti Marc Marquez dan Valentino Rossi. Namun Tardozzi tak mengenyampingkan kejutan yang bisa kembali ditampilkan Suzuki.

Musim lalu Suzuki tampil moncer dengan membawa Maverick Vinales ke posisi empat besar pembalap. “Sekarang mereka punya Iannone, pembalap yang sangat saya hormati,” ujarnya.

Sementara itu, Jorge Lorenzo mengaku terus belajar untuk menjadi pembalap yang lebih baik di dalam maupun di luar lintasan. Menurut pembalap asal Spanyol ini, rider Motogp bisa belajar banyak dari ajang Formula 1 (F1). Dia menilai balapan jet darat lebih baik dalam mengelola hal di luar lintasan ketimbang Motogp. “F1 bisa belajar dari Motogp soal hal di lintasan, demikian pula sebaliknya,” ujarnya seperti dilansir Crash.net.

Lorenzo menyebut fasilitas paddock di F1 sangat memberi kenyamanan bagi pembalap karena mereka bisa beraktivitas dengan bebas. Hal itu, menurutnya, sangat sulit ditemui di paddock Motogp karena terlalu banyak kerumunan orang. Bagi Lorenzo, kondisi itu mengurangi kenyamanan dan konsentrasi jelang balapan.

“Saya tidak bisa menghabiskan waktu di paddock karena itu tidak mungkin. Anda tidak bisa berjalan tanpa berfoto bersama penggemar,” ujarnya.

Iklan Baris

    No items.