advertorial

Pembalap Belia Solo Ini Matangkan Persiapan di Kejuaraan Go Kart Internasional

Pembalap muda Solo, Diptya Oktadewa, bersiap mengikuti balapan di Kejuaraan Internasional Karting, Singapore Turf Club (SCT) Rok Club 2016 di KF1 Karting Circuit, Kranji, Singapura, November 2016. (Istimewa)Pembalap muda Solo, Diptya Oktadewa, bersiap mengikuti balapan di Kejuaraan Internasional Karting, Singapore Turf Club (SCT) Rok Club 2016 di KF1 Karting Circuit, Kranji, Singapura, November 2016. (Istimewa)

Diptya Oktadewa terus berlatih jelang melakoni turnamen internasional.

Madiunpos.com, SOLO — Diptya Oktadewa makin mengintensifkan latihan jelang seri perdana Rok Club 2017 di Sirkuit Sentul, Bogor, 22 Januari mendatang. Pembalap muda asal Solo itu telah menjalani sesi latihan di Sentul sejak pertengahan Desember 2016 lalu.

Seri di Sentul akan mengawali Rok Club 2017 yang bakal digelar di sejumlah negara seperti Indonesia, Singapura, Taiwan dan Tiongkok. Ada 15 seri dalam kejuaraan karting internasional itu. Musim lalu, Diptya Oktadewa atau akrab disapa Dio mampu menyabet peringkat tiga seri Singapura meski baru kali pertama mengikuti kejuaraan.

Dio, 14 tahun, berambisi memperbaiki capaiannya di Rok Club 2017 dengan menggandeng mantan pembalap road race handal era-90-an, Dicky Septiawan, sebagai mentor. Tahun lalu Dicky juga membimbing siswa SMPN 4 Solo itu untuk mengawali karier di kejuaraan karting. Saat dihubungi Solopos.com, Selasa (3/1/2016), Dicky mengatakan Dio tengah fokus menghadapi balapan perdana akhir Januari nanti.

“Persiapan untuk race perdana tanggal 22 Januari 2017 terus dimatangkan. Progress-nya sejauh ini cukup baik,” ujar Dicky.

Sang mentor mengaku menitikberatkan porsi latihan untuk meningkatkan kekuatan tangan Dio. Dicky menilai stamina, terutama kekuatan tangan, penting untuk menghadapi seri yang panjang tahun ini. Dio juga bakal diberi porsi penguasaan trek basah agar menjadi pembalap yang komplit. Di Rok Club 2016, Dio masih agak kagok ketika menghadapi lintasan licin. Hal tersebut membuatnya kehilangan angka di sejumlah seri.

Dio yang memperkuat tim Respon Motorsport berstatus rookie atau debutan di ajang go kart internasional tahun lalu. Bocah yang sekilas mirip Rio Haryanto ini baru mendalami ajang karting sejak Juli 2016. Namun talenta yang dimiliki membawanya meraih juara ketiga di balapan pertamanya di Kejuaraan Internasional Karting, Singapore Turf Club (STC) Rok Club 2016. Di ajang itu Dio bersaing dengan para pembalap dewasa.

Iklan Baris

    No items.