advertorial

Presiden Filipina Duterte Gandeng Blogger Konten Dewasa Bantu Lembaga Sensor

Mocha Uson (Bworldonline.com)Mocha Uson (Bworldonline.com)

Keputusan Presiden Filipina Rodrigo Duterter dikecam netizen.

Madiunpos.com, MANILA – Filipina berusaha mengurangi tayangan televisi berbau pornografi, presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menunjuk salah satu pendukungnya untuk membantu Movie and Television Review and Classification Board (MTRCB) selaku KPI-nya Filipina. Namun penunjukkan itu malah membuka kontroversi baru karena sosok yang ditunjuk dekat dengan konten dewasa.

Mocha bersama Presiden Duterte (Facebook)

Mocha bersama Presiden Duterte (Facebook)

Adalah Mocha Uson yang ditunjuk presiden Rodrigo Duterte untuk menghilangkan tayangan berbau pornografi di televisi Filipina. Sejak awal kampanye Duterte, Mocha sudah dikenal sebagai pendukung sang presiden.

Sebagai blogger, Mocha memfokuskan konten buatannya membahas seksualitas. Mocha rutin membuat video seksi tentang panduan aktivitas seksual. Dia juga pernah terlibat dalam film-film dewasa produksi Filipina.

Dilansir Philstar, Jumat (6/1/2017), pengangkatan ini sudah direncanakan sejak 28 Desember 2016, namun keputusan resminya baru diumumkan pada Kamis (5/1/2017), Mocha akan mejadi anggota dewan MTRCB hingga 30 September 2017.

“Kenapa tidak?” jawab Sekertaris Kepresidenan, Martin Andanar, saat ditanyai alasan Presiden Duterte menujuk Mocha, seperti dilansir Philstar.

Menurutnya, Mocha adalah salah satu seniman tersukses di Filipina. Dia sudah bergelut di dunia hiburan lebih dari 20 tahun.

“Ironis sekali, perempuan yang tak pernah memperlihatkan kepedulian pada sensor dan selalu tampil vulgar, sekarang menjadi bagian dari dewa penyensoran,” cuit seorang netizen seperti dikutip Nextshark.com.

Terkait pengangkatan ini, Mosha mengkalim dirinya tidak perlu digaji. Jika dewan bersikeras membayarnya, perempuan yang juga pemimpin grup musik Mocha Girls itu akan menyumbangkan seluruh bayarannya untuk organisasi sosial milik Presiden Duterte, Duterte’s Kitchen.

 

Iklan Baris

    No items.