advertorial

CBM Batulicin Kalsel Juara I Kejurnas Offroad di Gunung Kendil Madiun

Peserta Kejuaraan Nasional Adventure Offroad Team Putaran 2 menjajal trek di salah satu lintasan offroad di kawasan Gunung Kendil, Kabupaten Madiun, Minggu (16/7/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)Peserta Kejuaraan Nasional Adventure Offroad Team Putaran 2 menjajal trek di salah satu lintasan offroad di kawasan Gunung Kendil, Kabupaten Madiun, Minggu (16/7/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

CBM Batulicin asal Kalimantan Selatan menyabet juara pertama dalam Kejuaraan Nasional Adventure Offroad Team Putaran 2.

Madiunpos.com, MADIUN — Tim CBM Batulicin dari Kalimantan Selatan (Kalsel) memenangi Kejuaraan Nasional Adventure Offroad Team Putaran 2 yang digelar di kawasan Gunung Kendil, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (16/7/2017). CBM Batulicin mengalahkan enam tim lain dengan total nilai 559.

Juara kedua dimenangi tim Galena Gadis dari Jawa Timur dengan nilai 484. Sedangkan juara ketiga yaitu tim Sendang 4X4 Kartasura dari Jawa Tengah dengan skor 380.

Ketua penyelenggara Kejurnas Adventure Offroad Team Putaran 2, Cahyadi Gunawan, mengatakan seluruh peserta yang terdiri atas tujuh tim dengan 42 offroader telah mencoba 10 special stage (SS) atau lintasan yang ada di Kejurnas ini. Setelah melewati 10 SS itu, tiga tim dengan total nilai tertinggi menjadi juara pertama, kedua, dan ketiga.

“Juaranya masih didominasi oleh offroader papan atas Indonesia, ya seperti tim dari Kalimantan Selatan ini,” kata dia kepada wartawan, Minggu sore.

Cahyadi menyampaikan peserta pada Kejurnas ini memang sedikit karena tim offroad yang benar-benar siap tanding di Indonesia juga tak banyak. Selain itu, mobil yang digunakan untuk Kejurnas dibuat khusus offroad, bukan mobil modifikasi.

“Kami meminta kepada Ikatan Motor Indonesia [IMI] untuk membuat peraturan mengenai hal ini, supaya peserta dalam kejuaraan offroad ini bisa lebih banyak,” jelas dia.

Dia mengatakan hampir setiap tahun menggelar kejuaraan offroad di Gunung Kendil, Kabupaten Madiun. Alasannya, kata Cahyadi, trek yang ada di Gunung Kendil ini unik dan variatif. Sehingga, offroader tidak merasa bosan dengan lintasan yang ada di Gunung Kendil.

“Kami hampir setiap tahun menyelenggarakan di Madiun karena memang disukai offroader,” ujar dia.

Offroader dari CBM Batulicin, Wahyu Lamban, mengatakan trek di Gunung Kendil Madiun ini sangat susah untuk dilalui. Meski demikian, ia merasa puas dengan trek yang ada di Gunung Kendil ini karena sangat seru.

“Di trek ini banyak batu keras yang itu bisa merusak mobil. Memang susah treknya,” ujar dia.

Wahyu menuturkan dari SS 1 hingga 10 timnya berjuang semaksimal mungkin untuk menaklukkan trek di Gunung Kendil. Ia bersyukur bisa menjadi yang terbaik dalam kejurnas putaran 2 ini.

 

Iklan Baris

    No items.


BERITA TERKAIT