Avanza Rombongan Asal Tulungagung Terjun Ke Sungai di Blitar, Satu Tewas

Toyota Avanza yang mengangkut rombongan asal Tulungangung terjun ke sungai sedalam 10 meter.

Avanza Rombongan Asal Tulungagung Terjun Ke Sungai di Blitar, Satu Tewas Kondisi mobil yang terjebur ke sungai di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (11/2/2020) malam. (Antara)

    Madiunpos.com, BLITAR — Mobil Toyota Avanza putih yang ditumpangi rombongan dari Tulungagung mengalami kecelakaan di di Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Selasa (11/2/2020) malam.

    Mobil berpelat nomor AG 1590 TG itu terjun ke aliran lahar dingin di Sungai Putih yang memiliki kedalaman dari jembatan 10 meter. Satu orang tewas dalam insiden tersebut.

    Menurut Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto, kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Mobil tersebut berisi enam penumpang plus sopir. “Semua warga Tulungagung. Sopir yang tewas di lokasi kejadian,” ungkap Kapolres, seperti dikutip detik.com, Rabu (12/2/2020).

    Kenalkan Pahing, Sapi Istimewa Asal Blitar yang Punya 2 Mulut dan 4 Mata

    Sopir yang meninggal atas nama Andreas, 55, warga Desa Blimbing, Rejotangan. Sementara enam penumpang yang terluka atas nama Kasiyatin, 50, Alvin, 8, Eni Sulistyowati, 50, Suwito, 52, dan Wiji, 70.

    Semua korban baik yang meninggal maupun luka-luka dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Sedangkan mobil baru selesai dievakuasi dari lokasi pada Rabu sekitar pukul 03.00 WIB.

    Identitas STNK mobil tersebut atas nama Zainal Fanani, warga Desa Blimbing Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

    Kasatlantas Polres Blitar,  AKP Yoppy Anggi Krisna, mengatakan kecelakaan itu berawal saat Toyota Avanza yang dikemudikan Andreas melaju dari arah timur ke barat.

    Jadi Bandar Judi, Perangkat Desa di Blitar Dikosek Polisi

    “Memasuki jalan umum Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari, mobil melaju mengarah ke kiri. Selanjutnya masuk ke dalam sungai sedalam 10 meter,” kata dia.

    Yoppi menambahkan, sopir diduga berupaya menghindari sepeda motor. “Menghindari motor, lalu sopir kaget. Sopir diduga tidak menguasai medan, sehingga terjebur ke sungai,” kata dia.

    Ia mengimbau pengendara kendaraan agar berhati-hati saat melintas, terlebih lagi ketika malam hari. Pengendara harus fokus, dan jika mengantuk dianjurkan untuk istirahat, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.



    Editor : Kaled Hasby Ashshidiqy

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.