Banjir Ngawi paksa petani mengentas bibit.
Petani mengentas bibit tanaman padi yang hendak mereka tanam saat air bah merendam persawahan Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2015). Akibat banjir Ngawi itu, sedikitnya enam sekolah yang terdiri atas satu SMA negeri, satu madrasah Ibtidaiyah negeri (MIN), dan empat sekolah dasar negeri (SDN) diliburkan, karena halaman dan jalan menuju sekolah-sekolah tersebut terendam banjir setinggi 50 cm hingga 70 cm. Banjir juga merendam ribuan hektare sawah dan ratusan rumah di wilayah itu.
KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya.
Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More
Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More
This website uses cookies.