Diguyur Hujan 7 Jam, Dua Dusun di Madiun Kebanjiran

Sebanyak 34 rumah warga di dua dusun di Kabupaten Madiun terendam banjir.

Diguyur Hujan 7 Jam, Dua Dusun di Madiun Kebanjiran Salah satu rumah warga Kabupaten Madiun yang kebanjiran. (detik.com)

    Madiunpos.com, MADIUN — Setelah tujuh jam diguyur hujan deras, dua dusun di Desa Kenongrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, kebanjiran pada Senin (10/2/2020) malam. Sedikitnya 34 rumah terendam banjir yang mencapai ketinggian 70 sentimeter itu.

    Dua dusun tersebut yakni Telangan dan Kebonduren. “Banjir ini akibat hujan sekitar tujuh jam di Gunung Pandan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Mohammad Zahrowi, dikutip detik.com, Selasa (11/2/2020).

    Dia menambahkan hujan deras sejak pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB itu menyebabkan Bendungan Kedungbrubus tidak mampu menampung debit air hingga meluap ke perkampungan melalui Sungai Moneng.

    Bupati Madiun Ingin Tugu “Palu Arit” di Tol Ngawi-Kertosono Diganti

    Zahrowi mengatakan, banjir yang merendam rumah warga itu mulai terjadi pukul 24.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 70 cm. Banjir yang merendam 34 rumah KK di 5 RT itu saat ini sebagian telah surut. “Pagi ini sebagian sudah surut. Hanya beberapa rumah dan jalan-jalan yang masih banjir,” paparnya.

    Zahrowi menambahkan, sebagian warga yang rumahnya sempat terendam banjir mengungsi ke rumah perangkat desa yang tidak banjir. Sebagian warga ada yang memilih bertahan di rumah. Saat ini pihak BPBD telah membuat posko di kantor desa mengingat cuaca masih mendung dan dikhawatirkan turun hujan kembali.

    “Sebagian warga mengungsi di rumah kasun [kepala dusun] dan sebagian lagi di rumah keluarga dan tetangga yang posisi letaknya aman lebih tinggi . Saat ini posko BPBD sudah kami siapkan di kantor desa,” pungkasnya.



    Editor : Kaled Hasby Ashshidiqy

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.