Demo dokter juga digelar di Blitar.
Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Blitar, Jum'at (13/11/2015), menginstruksikan kepada semua anggotanya untuk mengenakan pita hitam di lengan saat melayani pasien. Aksi unjuk rasa itu mereka pasang sebagai tanda berkabung atas meninggal dunianya Dionisius Giri Samudra.
Dionisius Giri Samudra adalah mahasiswa kedokteran yang sedang menjalani magang (internship) di Puskesmas Dobo, Kota Tual, Maluku Tenggara. Tewasnya Dionisius Giri Samudra akibat penyakit yang ia dapatkan di daerah yang merupakan tanggung jawabnya itu dikampanyekan IDI sebagai bukti kegagalan pemerintah dalam mengelola program kesehatan. Demo dokter itu dipicu anggapan pemerintah menempatkan calon dokter dengan gaji yang dinilai tak layak untuk daerah penempatan mereka.
Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More
Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More
This website uses cookies.