Sejumlah sukarelawan melakukan manuver menggunakan perahu karet di sungai Bengawan Ngujur yang lokasinya di perbatasan antara Kabupaten Madiun dan Kabupaten Magetan, Rabu (22/7/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
Madiunpos.com, MAGETAN -- Jenazah perempuan yang diduga bunuh diri di Bengawan Ngujur di perbatasan Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Magetan akhirnya ditemukan pada Rabu (22/7/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.
Jasad perempuan tersebut muncul secara tiba-tiba di permukaan sungai tersebut. Kemudian sukarelawan mengevakuasi jasad tersebut dan membawanya ke rumah sakit.
Komandan Tim Operasi SAR Basarnas Trenggalek, Dyan Susetyo Wibowo, mengatakan proses pencarian jenazah sempat dihentikan pada Rabu sore. Malamnya, jasad wanita tersebut ditemukan. "Malamnya untuk untuk proses pencarian cuma dilakukan pemantauan di pinggir sungai," kata dia saat dihubungi Madiunpos.com, Kamis (23/7/2020).
120 Personel Dikerahkan Cari Jenazah Perempuan Bunuh Diri di Bengawan Ngujur
Dyan menuturkan saat sedang melakukan pemantauan itu tiba-tiba jasad perempuan itu muncul ke permukaan. Posisi ditemukannya di bawah jembatan sungai.
"Jenazah ditemukan tidak jauh dari titik jatuhnya. Sekitar 3 meter dari titik lokasi jatuh," ujarnya.
Untuk identitas jenazah perempuan itu yakni bernama Purwati, 45, warga RT 018/RW 008, Dukuh Purwoseco, Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.
Sebelumnya, pencarian perempuan yang diduga bunuh diri dengan terjun ke sungai Bengawan Ngujur yang berada di perbatasan Kabupaten Madiun dengan Kabupaten Magetan dihentikan, Rabu (22/7/2020) pukul 17.00 WIB. Tim sukarelawan dari berbagai unsur belum berhasil menemukan jenazah perempuan itu.
Sesosok Perempuan Misterius Bunuh Diri dengan Terjun di Sungai Madiun
Seratusan personel dari berbagai lembaga SAR membantu dalam proses pencarian jenazah perempuan yang diduga bunuh diri tersebut. Tim sukarelawan sudah melakukan pencarian menggunakan metode penyelaman dan manuver. Tetapi sampai Rabu petang jenazah belum juga ditemukan.
Sungai tersebut berada di wilayah Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dengan Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan.
Komandan Tim Operasi SAR Basarnas Trenggalek, Dyan Susetyo Wibowo, mengatakan pencarian jenazah perempuan dihentikan pada Rabu sore. Tim belum berhasil menemukan jenazah perempuan yang diduga bunuh diri tersebut.
Ternyata, Wanita Ponorogo yang Suaminya Bunuh Diri Gelapkan Uang Rp5,8 Miliar
Dia menuturkan tim telah melakukan pencarian mulai pukul 07.30 WIB. Awalnya tim melakukan pencarian menggunakan metode penyelaman. Lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan jenazah pun dicari oleh para penyelam.
Tetapi, dalam proses pencarian ini mengalami kesulitan karena air sungai keruh dan di dasar sungai banyak terdapat ranting pohon.“Penyelaman dihentikan pukul 11.00 WIB, kemudian kita evaluasi bersama SAR gabungan yang ada,” kata dia seusai menghentikan operasi pencarian.
Setelah itu, tim melakukan pencarian dengan metode manuver menggunakan perahu karet. Ada empat perahu karet yang diterjunkan untuk pencarian ini. Hal ini dilakukan supaya kalau jenazah berada di dasar sungai bisa terangkat ke atas.
Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More
Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More
This website uses cookies.