Kategori: News

Jatim Siapkan Pengungsian dan Masker untuk Pengungsi Gunung Agung Bali

Aktivitas vulkanis Gunung Agung di Bali membuat warga sekitarnya mengungsi.

Solopos.com, SURABAYA -- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyiapkan tempat pengungsian jika sewaktu-waktu ada limpahan pengungsi Gunung Agung di Bali. Lokasi pengungsian disiapkan di Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso hingga Lumajang.

Selain itu, Pemprov Jatim juga menyediakan 850.000 masker untuk mengantisipasi dampak Gunung Agung di Bali jika suatu saat meletus. "Jatim siap membantu semampunya, termasuk menyiapkan 850.000 masker," ujar Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf di Surabaya, Senin (2/10/2017).

Dia meminta masyarakat di sekitar perbatasan dengan Bali yakni Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya tetap tenang serta menyiapkan diri mengantisipasi apa pun yang terjadi.

Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuh, menambahkan persiapan masker dilakukan di Jatim yang terdistribusi mulai dari Banyuwangi hingga ke Pasuruan, termasuk sampai ke daerah Malang.

"Kewaspadaan ancaman debu Gunung Agung dilakukan hingga ke Pasuruan karena menurut catatan sejarah ketika Gunung Agung meletus pada 1963, dampak abu letusan sampai ke wilayah Madura," ungkap Gus Ipul.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat sejak 27 September 2017, arah angin selalu berembus ke barat sehingga letusan Gunung Agung kemungkinan akan berdampak hingga ke Jatim.

Gus Ipul melanjutkan untuk jalur transportasi, Dinas Perhubungan Provinsi juga telah siap menambah jadwal kereta api dan bus ke Banyuwangi jika memang diperlukan.

Tak itu saja, Pemprov Jatim telah mengorganisasi sukarelawan dari 165 organisasi yang siap mendukung kegiatan kemanusiaan jika Gunung Agung meletus, termasuk Basarnas yang berkantor di Surabaya juga telah siap sewaktu-waktu dibutuhkan.

Begitu juga Palang Merah Indonesia (PMI) yang  telah diajak koordinasi dan menyatakan kesiapsiagaannya, terutama PMI Banyuwangi hingga ke Probolinggo. "Seluruh bantuan dan komando kesiapsiagaan akan dilakukan oleh BPBD Jatim. Untuk saat ini, BPBD sendiri telah mengirimkan dua unit mobil dapur umum dan mengirimkan 15 personel ke Bali," katanya.

Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

2 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

3 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

5 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

3 minggu ago

This website uses cookies.