Kategori: News

KABUT ASAP : HGU Lahan Perkebunan Terbakar Terancam Dicabut

Kabut asap disumbang juga oleh kebakaran lahan perkebunan.

Madiunpos.com, MALANG — Sertifikat hak guna usaha lahan perkebunan yang terbakar terancam dicabut karena dinilai lalai dalam mengawasi lahan yang dikuasai. Kabut asap yang tengah mendera Indonesia antara lain disumbang juga oleh kebakaran lahan perkebunan.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan mengatakan pencabutan HGU lahan perkebunan utamanya yang tingkat kebakarannya sudah mencapai 50% lebih karena merupakan pembiaran.

“Untuk yang kebakarannya mencapai 40%, masih dikaji, apakah tetap diberikan HGU ataukah justru perlu dicabut,” katanya di sela-sela Pembukaan Kongres Himpunan Ilmu Tanah Indonesia XI di kampus Universitas Brawijaya Malang, Kamis (29/10/2015).

Perusahaan pemengang HGU perkebunan yang lahannya terbanyak ada 49 perusahaan. Berapa luasan lahan yang terbakar dan berapa pula perusahaan pemegang HGU yang lahannya terbakar 50% lebih ataukah hanya 40% ke bawah masih diteliti.

Syarat Bakal Diperketat
Ke depan, persyaratan bagi pemegang HGU perkebunan akan lebih diperketat. Dengan begitu, maka dapat diantisipasi saat terjadi kasus kebakaran. Nantinya, setiap luasan lahan 5-10 hektare harus ada peralatan penanganan kebakaran seperti pipa hydrant dan lainnya.

Selain itu di luasan yang sama juga diharuskan dilengkapi dengan sensor panas dan api sehingga jika ada kebakaran dapat diantisipasi sedini mungkin. Jika ada kebakaran lahan, perusahaan langsung bisa menanganinya, baru kalau tidak mampu pemerintah turun tangan.

“Jangan seperti sekarang, perusahaan belum melakukan apa-apa, terpaksa pemerintah harus turun tangan dengan helikopter untuk upaya pemadamannya,” ujarnya.

Kecocokan Lahan
Ke depan, Menteri Agraria juga minta ahli Ilmu Tanah untuk berkontribusi dalam memberikan data ilmiah mengenai tanah dan kecocokan penggunaannya. Dia mencontohkan, apakah sawit cocok di tanam di lahan gambut karena sifat tanamanya yang “rakus” terhadap air.

Contoh lagi, ada pemegang HGU perkebunan diduga dengan sengaja tidak mengelola tanahnya sesuai peruntukkan. Mereka sengaja membiarkan karena dengan asumsi ada kandungan lain dalam tanah tersebut. “Nah yang tahu mengenai fungsi-fungsi tanah sebenarnya ahli Ilmu Tanah,” ujarnya.

Begitu juga umur kesuburan tanah juga perlu dihitung. Intinya, tanah yang sebenarnya tidak subur lagi, maka sah-sah saja dialihfungsikan dari lahan pertanian ke lahan untuk keperluan nonpertanian.

Adanya pendapat ahli penting dalam perumusan kebijakan. Dengan  adanya data tersebut, maka kebijakan Kementerian Agraria/BPN acuannya benar-benar ilmiah, mengacu pada hasil penelitian ilmu pengetahuan.

Kebijakan-kebijakan sebelumnya, dia akui, masih belum seperti itu. Dengan menggunakan hasil penelitian, maka kebijakannya benar-benar kuat. “Kementerian ini memerlukan landasan yang kebijakan yang solid dan kuat sehingga kebijakannya menjadi lebih bagus,” ujarnya.

 

Rahmat Wibisono

Dipublikasikan oleh
Rahmat Wibisono

Berita Terkini

Gadai Tabungan Emas Hingga Bayar Angsuran Lewat Pegadaian Digital, Banyak Promo “Gajian Emas” Menanti

Madiunpos.com, JAKARTA – Berikan manfaat lebih bagi masyarakat dalam bertransaksi, Pegadaian hadirkan berbagai promo diskon… Read More

18 jam ago

Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima, Pegadaian Raih Penghargaan

Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More

2 hari ago

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

2 hari ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

7 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

1 minggu ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.