Kapal tenggelam di perairan Sabak Berenam, Malaysia juga mencabut nyawa seorang warga Blitar.
Madiunpos.com, SURABAYA — Seorang warga Blitar bernama Suyanti, 37, dipastikan turut menjadi korban kapal tenggelam di perairan Sabak Berenam, Selangor, Malaysia, Kamis (3/9/2015), sekitar pukul 10.30 waktu setempat.
Suyanti adalah warga Dusun Sidorejo, Sidomulyo, Ponggok, Blitar, Jawa Timur. Selain Suyanti, lima warga lain Jawa Timur juga dipastikan Kantor Berita Antara, menjadi korban musibah kapal tenggelam tersebut. Dua diantara mereka adalah pasangan suami isteri asal Plakpak, Kecamatan Pengantenan, Kabupaten Pamekasan, Tosan, 60, dan Sunariyeh, 52.
Jenazah sebagian korban kapal tenggelam itu, Senin (7/9/2015) malam, tiba melalui terminal kargo Bandar Udara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf datang ke terminal kargo itu untuk mengucapkan rasa duka cita kepada keluarga para korban.
Sebelumnya, Kantor Berita Antara mengutip pernyataan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno yang menyebutkan setidaknya 14 warga negara Indonesia (WNI) tewas dalam peristiwa kapal tenggelam di perairan Sabak Berenam itu. Belakangan, Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Hermono, menyebutkan sudah teridentifikasi 18 WNI tewas. “Tapi detailnya belum lengkap," kata Hermono, Minggu (7/9/2015).
Juru bicara Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) yang dikutip Kantor Berita Reuters mengatakan para petugas penyelamat dari distrik maritim Klang telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan misi pencarian dan penyelamatan. Sedangkan, Kepala Polisi Daerah Hilir Perak, Asisten Komisioner Mohd. Shuhaily Mohd. Zain mengatakan jasad para korban tewas umumnya ditemukan kira-kira delapan batu nautika dari lokasi kejadian, yaitu di perairan Sungai Bernam, Selangor.
Sebelumnya diberitakan kapal yang dinaiki oleh WNI itu karam di Perairan Sabak Bernam, Selangor, Malaysia pada kedudukan 9 mil laut barat daya Tanjung Sauh. Perahu itu dinaiki sedikitnya 70 orang pendatang ilegal asal Indonesia yang diduga berangkat dari Kuala Sungai Bernam menuju Tanjung Balai Asahan, Sumatra Utara. Sumber lain menyebutkan jumlah penumpang mencapai 100-an orang.
Â
Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More
Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More
This website uses cookies.