Kategori: News

KEJAHATAN JALUR TEMBUS SARANGAN : Pemuda Ini Tuliskan Kisah Menegangkan Saat Melintasi Jalan Sarangan-Cemoro Sewu di Malam Hari

Kejahatan jalur tembus Sarangan, Magetan di lereng Gunung Lawu harus diwaspadai pengguna jalan.

Madiunpos.com, MAGETAN – Menjelang Lebaran, aksi kejahatan diperkirakan meningkat. Modus kejahatan pun bermacam-macam, mulai penipuan, gendam, pencurian, hingga begal dengan modus meminta tolong di jalan yang sepi.

Baru-baru ini, Senin (22/6/2015), salah seorang warga Madiun, Jatim mengaku nyaris menjadi korban begal di jalur tembus Cemoro Sewu-Sarangan di lereng Gunung Lawu. Lokasi persisnya, jika dari arah Magetan berada di jalur selepas jembatan Sarangsari, Kecamatan Plaosan, Magetan.

Melalui akun Facebook-nya bernama Kemal Sampurna, remaja ini menceritakan kisah menegangkannya itu. Ia menuliskan modus kejahatan di jalur tersebut dengan cara meminta tolong kepada pengendara yang melintas. Waktu peristiwanya ialah petang selepas Isyak di mana jalur terlihat sepi.

“Saya dikejutkan dengan lampu senter yang tiba-tiba menyala dan keluar dari semak-semak/ hutan di kanan jalan yang ternyata adalah orang yang meneriaki saya seperti minta tolong. Saya sempat mengurangi kecepatan motor dan memperhatikan orang itu,” tulisnya seperti dikutip Madiun Pos, Rabu (24/6/2015).

Kala itu, Kemal tak sendirian. Ia bersama pacarnya dan dua temannya menunggang kendaraan motor berboncengan. “Kata pacar saya orang itu bersama dengan seorang wanita juga. Kurang lebih dia berbicara, Mas…Mas tolong, ini ada yang sakit/terluka enggak bisa jalan," tulisnya.

Merasa ada yang aneh dan diliputi waswas, apalagi malam hari, Kemal dan pacarnya pun langsung memacu kendaraanya kian kencang. Kemal mencoba menjauhi lokasi yang terlihat sepi senyap dan hanya berselimut kabut tebal dan hutan lebat itu.

“Jika keadaan darurat, dari awal seharusnya orang itu ada di tengah jalan atau setidaknya di pinggir jalan meminta bantuan, bukan bersembunyi di semak-semak dan baru menyalakan senter pada saat motor melintas,” tulisnya menguraikan sejumlah kejanggalan kejadian itu.

Kejadian itu, rupanya juga dialami kedua rekan Kemal yang tertinggal jauh di belakang. Modusnya sama, yakni muncul dari semak-semak hutan, lalu menyalakan santer dan meminta tolong ketika ada pengendara motor melintas.

“Bila ada yang menyelidiki tentang hal yang saya alami, silahkan beri tahu saya, kali aja saya salah sangka dan ternyata orang tersebut memang butuh bantuan, silahkan klarifikasi ke saya. Karena hal ini sangat meresahkan,” tulisnya.

Kisah menegangkan Kemal itu mendapatkan ratusan tanggapan, di-share lebih dari 800 kali.

Aries Susanto

Dipublikasikan oleh
Aries Susanto

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

2 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

3 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

5 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

3 minggu ago

This website uses cookies.