Kepala Bappeda Meninggal Kena Corona, Pemprov Jatim Berduka

Kepala Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Timur, Mohammad Rudy Ermawan Yulianto meninggal karena Covid-19.

Kepala Bappeda Meninggal Kena Corona, Pemprov Jatim Berduka Kepala Bappeda Jawa Timur Mohammad Rudy Ermawan Yulianto (kanan) (Detik.com)

    Madiunpos.com, SURABAYA — Kepala Bappeda Jatim Rudy Ermawan Yulianto meninggal dunia. Duka mendalam dirasakan keluarga besar Pemprov Jatim seperti diungkapkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

    Sosok ASN penuh dedikasi tersebut gugur akibat terpapar Covid-19. Rudy diketahui sebagai sosok pejabat penuh tanggung jawab dan telah memberikan yang terbaik bagi Jawa Timur.

    Rudy diketahui mulai dirawat di RS Darmo pada tanggal 5-7 Juli 2020 dan kemudian dirujuk untuk mendapatkan perawatan intensif ke RSUD Dr Soetomo. Hingga mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 19.56 WIB.

    Mau Balik ke Hongkong, TKW Ponorogo Ternyata Positif Covid-19

    “Innalillahi wainnailaihi rojiun, kita semua berduka, keluarga besar Pemprov Jatim berduka. Teman kita, saudara kita Pak Rudy telah dipanggil ke haribaan Allah SWT. Semoga Allah mengampuni segala khilaf beliau, dan semua amal baiknya diterima oleh Allah SWT,” kata Gubernur Khofifah, Selasa (14/7/2020) malam.

    Khofifah menjelaskan, almarhum yang juga mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya ini diketahui terpapar Covid-19. Terpapar setelah mengantarkan sang ayah yang sedang berobat. Setelah diuji swab, ternyata sang ayah positif Covid-19.

    Terpapar Covid-19

    Sang ayah diketahui meninggal dunia sepuluh hari yang lalu. Almarhum Rudy kemudian menjalani tes swab dan terdeteksi positif Covid-19.

    Sedih, 295 Tenaga Medis di Jatim Positif Covid-19, 23 Meninggal

    Selama dirawat secara intensif di rumah sakit, Gubernur Khofifah secara khusus juga mengajak seluruh OPD untuk doa bersama, yang ditujukan untuk kesembuhan dan kebaikan almarhum.

    Gubernur Khofifah mengusulkan kenaikan pangkat istimewa kepada almarhum melalui BKN. Hal ini dilakukan sebagai penghargaan dan penghormatan atas jasa-jasanya dan pengabdian selama ini. Terlebih almarhum ikut dalam penanganan pencegahan Covid-19 di Jawa Timur.

    Almarhun berperan aktif dalam penyiapan RS Darurat Lapangan Indrapura Surabaya. Juga yang turun langsung dalam penambahan dan renovasi ruangan rawat pasien Covid-19 di RSUD dr Soetomo.

    Kabar Baik, Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jatim Tertinggi Nasional

    Almarhum juga akan diberikan penghargaan kehormatan lencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur Jer Basuki Mawa Beya. Penghargaan itu atas dedikasinya dan kerja kerasnya selama ini bagi Jawa Timur.

    “Selamat jalan saudaraku. Insyaallah dipanggil dalam keadaan khusnul khotimah. Amin,” pungkas Khofifah.



    Editor : Arif Fajar Setiadi

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.