<p><strong>Madiunpos.com, MADIUN</strong> -- PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK) selaku pengelola Tol Ngawi-Kertosono akan mengevaluasi operasional jalan tol tersebut. Hal itu menyusul beberapa kali <a title="Minibus 7 Penumpang Tabrak Pembatas Jalan Tol Ngawi-Wilangan" href="http://madiun.solopos.com/read/20180402/516/907459/minibus-7-penumpang-tabrak-pembatas-jalan-tol-ngawi-wilangan">kecelakaan lalu lintas </a> (lakalantas) di jalan tol yang baru diresmikan dan dibuka Presiden Jokowi sebulan lalu itu.</p><p>Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK), Iwan Moedyarno, mengatakan jalan tol Ngawi-Kertosono sudah sesuai standar internasional baik dari sisi infrastruktur maupun penerangan jalannya. Saat malam, sepanjang jalan tersebut memang dibuat gelap dan tidak ada penerangan sama sekali. Hal itu sudah sesuai standar internasional.</p><p>Meski tidak ada penerangan jalan di <a title="Kecelakaan Ngawi: Korban Meninggal Akibat Bus Wisata Hantam Truk di Tol Ngawi Dapat Santunan Rp50 Juta" href="http://madiun.solopos.com/read/20180406/516/908340/kecelakaan-ngawi-korban-meninggal-akibat-bus-wisata-hantam-truk-di-tol-ngawi-dapat-santunan-rp50-juta">Tol Ngawi-Kertosono</a>, kata dia, pengelola sudah memasang reflektor dan rambu-rambu lalu lintas yang jelas. "Memang tidak disiapkan lampu jalan. Tapi kita siapkan rambu-rambu yang jelas. Reflektor jelas. Kalau di interchange terang. Seperti di Bagi, Caruban, dan Ngawi. Itu sudah standarnya," jelas dia saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/4/2018).</p><p>Mengenai beberapa peristiwa <a title="Kecelakaan Ngawi: Kronologi Bus Wisata SMAN 2 Magelang Hantam Truk di Tol Ngawi-Kertosono" href="http://madiun.solopos.com/read/20180405/516/908295/kecelakaan-ngawi-kronologi-bus-wisata-sman-2-magelang-hantam-truk-di-tol-ngawi-kertosono">lakalantas </a> di ruas jalan tol itu, dia akan melakukan evaluasi terhadap kondisi tersebut. Menurut Iwan, kalau dalam evaluasi dibutuhkan penerangan jalan nantinya di dalam jalan tol akan ditambah lampu penerangan jalan.</p><p>"Kalau memang dibutuhkan nanti ditambah penerangan jalan. Tetapi standarnya memang sudah seperti itu," jelas dia.</p><p>Untuk menghadapi Ramadan dan Lebaran 2018, PT JNKK sudah menyiapkan empat rest area di empat lokasi baik di wilayah Ngawi maupun Madiun. Di rest area akan ada SPBU portabel, minimarket, toilet, musala, dan tempat parkir.</p><p>"Kalau SPBU yang besar belum ada. Kita sudah kerja sama dengan Pertamina untuk menyediakan SPBU portabel di lokasi rest area," terang Iwan. <br /><br /><br /></p>
Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More
Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More
Madiunpos.com, BALI – Pegadaian kembali rajut kolaborasi bersama Relawan Bakti BUMN untuk pembangunan desa dengan… Read More
This website uses cookies.