Kategori: News

KRIMINALITAS MADIUN : Ditarget 2 Kasus Korupsi, Polresta Madiun Gagal

Kriminalitas Madiun mencapai 311 kasus setahun, namun tak sedikitpun kasus korupsi yang ditangani polisi setempat.

Madiunpos.com, MADIUN — Petugas Polres Kota Madiun gagal mencapai target penyelesaian kasus korupsi selama tahun 2015. Hingga tahun 2015 berakhir, belum ada satu pun kasus korupsi pun yang diselesaikan polisi Kota Madiun. Padahal, Polda Jawa Timur menargetkan Polres Madiun Kota menuntaskan dua kasus korupsi setiap tahunnya.

Sejatinya, ada setidaknya dua kasus dugaan korusi yang sedang ditangani polisi Kota Madiun. Pertama, kasus dugaan mark up atau penggelembungan dana belanja aneka kebutuhan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Madiun. Lainnyam kasus Koperasi Primkop di lingkup Polres Madiun Kota yang menguapkan dana Rp4,9 miliar.

Menanggapi kenyataan itu, Kapolresta Madiun AKBP Agus Yulianto berdalih saat ini masih melakukan pendalaman pada kedua kasus korupsi tersebut. Ia mengklaim telah berencana mendatangkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit kasus tersebut, 2016 ini.

"Satuan reskrim telah menyampaikan bahwa ada dua kasus korupsi yang sedang kami selidiki dan kemungkinan dalam waktu dekat sudah memanggil BPK. Intinya, kedua kasus tersebut masih didalami lebih lanjut," ujar AKBP Agus kepada wartawan di Madiun, Kamis (31/12/2015).

Sesuai data, kedua kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani tersebut merupakan temuan dari pihak Polres Madiun Kota sendiri. Namun, hingga tahun 2015 habis, kasus tersebut belum final.

Kriminalitas Turun
Polresta Madiun mencatat secara umum selama tahun 2015 terjadi penurunan kasus kriminalitas hingga 1,8% dibandingkan dengan tahun 2014.Selama tahun 2014 lalu, jumlah kasus kriminalitas adalah 317 kasus, sedangkan di tahun 2015 terdapat 311 kasus atau turun enam kasus.

Ke-311 kasus tersebut meliputi, perjudian sebanyak 61 kasus, pencurian biasa 46 kasus, pencurian dengan pemberatan 57 kasus, dan peencurian dengan kekerasan dua kasus. Selanjutnya, curanmor 34 kasus, pengeroyokan 13 kasus, penganiayaan 23 kasus, pemerasan satu kasus, pengelapan 23 kasus, penipuan 27 kasus, perusakan dua kasus, KDRT tujuh kasus, senjata tajam satu kasus, migas dua kasus, perlindungan anak 10 kasus, penganiayaan berat satu kasus, dan perzinaan satu kasus.

Agus menambahkan, guna menekan terjadinya tindak kriminalitas di wilayah Kota Madiun, pihak polres setempat beserta jajarannya berupaya giat melakukan patroli maupun razia. Hal itu, baik dilakukan sendiri maupun gabungan dengan instansi lain.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya
KLIK di sini untuk mengintip Kabar Sragen Terlengkap

 

Rahmat Wibisono

Dipublikasikan oleh
Rahmat Wibisono

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

2 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

3 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

5 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

3 minggu ago

This website uses cookies.