Kategori: News

LONGSOR PONOROGO : Sebulan Tertimbun Tanah, Alat Berat di Banaran Ditemukan

Longsor Ponorogo, sebuah alat berat yang tertimbun tanah longsor ditemukan.

Madiunpos.com, PONOROGO — Sebuah alat berat yang tertimbun material longsoran ditemukan setelah tertimbun material longsor susulan di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, pada Minggu (9/4/2017).

Saat tertimbun material longsor susulan di sektor D lokasi bencana, alat berat milik perusahaan Wijaya Karya (Wika) itu sedang dioperasikan untuk mencari korban yang tertimbun tanah longsor. Namun, tiba-tiba longsor susulan dari sektor A datang dan menimbun alat berat itu.

Hampir sebulan tertimbun material longsoran, akhirnya pekan lalu warga dan sukarelawan menemukan bangkai alat berat tersebut di sektor D. Namun, bangkai alat berat itu tertimbun tanah sedalam sekitar tiga meter sehingga petugas dan warga harus terus menerus membersihkan alat berat itu dari tanah menggunakan air.

Seorang sukarelawan, Mujiharso, mengatakan pada awalnya warga menemukan bangkai bagian belakang alat berat itu. Atas temuan itu, warga beserta sukarelawan pun menyemprotkan air di bagian alat berat supaya terlihat.

Namun, untuk membersihkan alat berat dari tumpukan material longsoran ternyata tidak mudah dan perlu waktu yang cukup lama. Pada Minggu (21/5/2017), petugas beserta sukarelawan berhasil mengambil mesin di bagian kepala alat berat.

“Yang paling utama dalam alat berat ya mesin itu. Kalau di pesawat ya disebut kotak hitam. Saat ini, mesin tersebut dibawa ke Mapolsek Pulung,” kata dia,  Minggu.

Dia menuturkan sebagian besar tubuh alat berat sudah remuk dan rusak. Tetapi, ada beberapa bagian yang tidak rusak. Saat ini petugas masih melakukan proses evakuasi.

“Tanah yang menimbun alat berat itu cukup tebal, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama,” ujar Mujiharso.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, mengatakan evakuasi alat berat tersebut membutuhkan bantuan alat berat. Hal ini karena melihat ketebalan timbunan tanah dan bangkai alat berat yang berukuran besar.

“Kami masih terus memantaunya. Kami juga secara bergantian menjaga, jangan sampai ada penjarahan bagian alat berat yang tertimbun itu,” kata Budi.

 

 

Abdul Jalil

Dipublikasikan oleh
Abdul Jalil

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

1 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

2 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.