Kategori: News

NASIB TKI : Meninggal di Hong Kong, Jenazah TKI Wulandari Dimakamkan di Magetan

Nasib TKI asal Magetan Wulandari meninggal di Hong Kong lantaran kecelakaan.

Madiunpos.com, MAGETAN - Jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Sawojajar, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang meninggal dunia di Hong Kong karena kecelakaan, Wulandari, 25, tiba di rumah duka, Kamis (14/4/2016).

Kedatangan jenazah Wulandari di kampung halamannya disambut dengan suasana duka. Para keluarga langsung menangis saat peti jenazah dikeluarkan dari mobil ambulans yang mengangkutnya untuk disemayamkan di rumah duka.

Pengiriman jenazah tersebut sangat ditunggu-tunggu pihak keluarga sejak kabar kematian Wulandari pada akhir Maret lalu. Setelah disalatkan, jenazah Wulandari dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.

"Kabar kematian Wulandari diterima pihak keluarga dari telepon teman korban yang sama-sama bekerja di Hong Kong. Dan baru sekarang pengiriman jenazah tiba di rumah," ujar paman korban, Nurhaji, kepada wartawan.

Menurut dia, pihak keluarga sudah dapat menerima kenyataan tentang kematian Wulandari. Hanya saja, keluarga berharap semua hak korban dapat diberikan, mengingat korban merupakan tulang punggung keluarga selama bekerja di luar negeri.

Anak dari pasangan Sarmin dan Potirah tersebut diketahui bekerja di Hong Kong sudah lebih dari dua tahun. Anak ketiga dari lima bersaudara tersebut berangkat ke Hong Kong untuk bekerja di sektor informal.

Ia meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Korban tertabrak bus saat melintas di sebuah wilayah di Hong Kong tempatnya bekerja.

Korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit setempat. Namun karena luka di kepalanya yang parah, korban akhirnya meninggal dunia.

"Keluarga ingin semua hak dari Wulandari diberikan. Semoga pemerintah bersedia membantu kami dalam pegurusannya," kata dia.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Magetan, Parni Hadi, memastikan status Wulandari adalah TKI ilegal, sehingga tidak mendapat asuransi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan KBRI di Hong Kong, selain itu berdasarkan data yang ada di dinas, status korban adalah ilegal sehingga tidak mendapat asuransi seperti layaknya TKI resmi," ungkap Parni saat berkunjung ke rumah duka.

Sesuai data, Wulandari berangkat ke Hong Kong pada tahun 2012 melalui sebuah PJTKI di Sidoarjo. Namun, setelah kontrak selama dua tahun habis, korban tidak memperpanjang sesuai prosedur atau melalui agen resmi. Sehingga, korban tidak terdaftar sebagai TKI resmi di data pemerintah.

"Karena korban merupakan TKI tidak resmi, maka ia hanya menerima santunan kemanusiaan dari majikannya atau perusahaan yang memberangkatkannya," kata Parni.

Atas peristiwa tersebut, pihaknya meminta kepada warga Magetan yang ingin bekerja ke luar negeri agar mengikuti aturan yang berlaku.

Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Bergerak Cepat, Pegadaian Salurkan Bantuan Darurat untuk Bencana di Sumatra

Madiunpos.com, JAKARTA - Serangkaian bencana banjir, longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda Aceh, Sumatra Utara,… Read More

12 jam ago

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

3 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

4 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

5 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.