Kategori: News

PELANGGARAN LALU LINTAS : Pengendara Tak Berhelm SNI Dominasi Hasil Razia Polsek Mangunharjo

Pelanggaran lalu lintas di wilayah kerja Polsek Mangunharjo, Kota Madiun didominasi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI.

Madiunpos.com, MADIUN — Pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia (SNI) menjadi warga paling banyak terjaring razia yang dilakukan jakjaran Polsek Mangunharjo Polresta Madiun.

“Selama operasi, khususnya di wilayah Kecamatan Mangunharjo, pelanggaran lalu lintas yang paling banyak dilakukan pengendara sepeda motor adalah tidak memakai helm SNI. Hari ini hasilnya juga sama,” kata Kanit Lantas Polsek Mangunharjo Polres Madiun Kota, AKP Budianto kepada Madiunpos.com di sela-sela razia yang digelar di Jl. Ahmad Yani, Kota Madiun, Selasa (1/9/2015).

Ditanya jumlah pelanggaran lalu lintas di Kota Madiun secara detail, Budianto, mengaku tidak hafal. Namun, dipastikannya pelanggaran ketentuan berlalu lintas di jalan raya terbanyak setelah pengendara yang tidak menggunakan helm SNI adalah tidak mengantongi surat izin mengemudi (SIM). Dipastikan Budianto pula, remaja dan pemuda mendominasi kasus pelanggaran lalu lintas di Kota Gadis.

“Pengendara yang tidak memakai helm SNI bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan yang lain. Misalnya, helm tanpa pengait tetap membayakan. Nanti bisa parah kalau seperti ini,” ujar Budianto sambil menundukan kepala dekat dengan aspal, sedangkan topinya yang tanpa pengait langsung jatuh tidak bisa melindungi kepala.

Salah satu pengguna Jl. Ahmad Yani yang disetop polisi untuk pemeriksaan, Sutanto, 54, mendukung upaya aparat Satlantas Polres Madiun Kota yang rutin menggelar razia terkait ketentuan berlalu lintas di jalan raya. Namun, dia meminta polisi tidak langsung menilang atau memberikan sanksi kepada pelaku pelanggar aturan lalu lintas. Dia meminta polisi mengedepankan aspek pencegahan berupa teguran kepada pengendara kendaraan bermotor.

“Kalau bisa pihak kepolisian buat kartu khusus yang diberikan kepada pelaku pelanggaran lalu lintas, misalnya yang tidak menggunakan helm SNI atau tidak memiliki SIM. Kartu itu berisi kolom keterangan. Selama dua atau tiga kali, pelaku pelaggaran diperingatkan dulu. Setelah itu, jika tetap melanggar baru ditilang,” usul Sutanto.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Rahmat Wibisono

Dipublikasikan oleh
Rahmat Wibisono

Berita Terkini

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

16 jam ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

5 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

7 hari ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

Distribusikan Uang Layak Edar hingga ke Pelosok, Pegadaian Sabet Penghargaan BI

Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More

1 minggu ago

Kolaborasi Pegadaian & Relawan Bakti BUMN Batch VIII, Bangun Desa Aan di Bali Lebih Mandiri

Madiunpos.com, BALI – Pegadaian kembali rajut kolaborasi bersama Relawan Bakti BUMN untuk pembangunan desa dengan… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.