Kategori: News

PENGAKUAN MANTAN WARTAWAN : Jurnalis Ini Beberkan Tradisi “Angpao” di Dunia Wartawan

Pengakuan mantan wartawan senior Jawa Pos ini layak diapresiasi. Setidaknya untuk generasi muda berikutnya.

Madiunpos.com, KOTA MADIUN – Angpao atau uang amplop bukanlah rahasia lagi di dunia wartawan. Uang amplop itu tentu bukan sekadar pemberian bebas nilai, melainkan penuh dengan kepentingan.

Santoso, 59, mantan wartawan senior Jawa Pos menuliskan dengan lugas tradisi angpao di kalangan jurnalis dalam sebuah buku memoarnya. Menurut bapak berputra dua ini, amplop adalah godaan terbesar di dunia wartawan. Amplop itu wujudnya tak melulu uang, melainkan juga jabatan, fasilitas mewah, dan sejenisnya.

“Saya akui, angpao ini adalah simalakam bagi saya, apalagi saya adalah wartawan dengan gaji sangat kecil kala itu. Bahkan, kerap kali tombok tiap akhir bulan lantaran gaji tak cukup untuk biaya pengiriman berita,” kisah Santoso saat berbincang dengan Madiun Pos, Rabu (17/6/2015).

Dalam kondisi terpepet ketika uang saku sudah kosong, Santoso mengakui memang pernah menerima uang amplop dari nara sumber atau sebuah instansi. Meski demikian, Santoso sangat selektif dalam menerima pemberian angapo itu.

“Saya bisa membedakan mana angpao yang sekadar uang bensin atau uang kehadiran dan mana yang bukan. Tapi, kalau uang tutup mulut agar tak ditulis berita, tak ada toleransi bagi saya,” paparnya.

Gara-gara sikap kerasnya ini, rumah Santoso pernah suatu hari digerebek puluhan orang tak dikenal lantaran ia menuliskan pungutan liar salah satu instansi. Beruntung, ia dapat bantuan polisi untuk bermalam di Mapolres Madiun.

Sikap  Santoso ini juga mendapatkan reaksi dari rekan sesama wartawan yang sudah mapan dengan tradisi angpao itu. Meski tak secara langsung, namun Santoso merasakan pengucilan dirinya atas sikap idealisme itu.

Sekadar diketahui, Angpao yang diterima Santoso selama menjadi wartawan tak ia nikmati sendiri. Sisa uang angpao itu kerapkali ia belikan rokok untuk dibagi-bagikan kepada para karyawan rendahan di instansi-instansi yang menjadi sumber berita, seperti kepolisian, pengadilan negeri, kejaksaan, dan lain-lainnya.

“Rokok itu untuk menjalin keakraban saja dengan sumber berita. Hasilnya, banyak infoirmasi saya dapatkan justru dari tukang kebun, satpam dan pegawai rendahan lainnya karena akrab dengan saya. Kan tak mungkin ada kasus yang ngabari kepala dinas atau atas polisi langsung,” paparnya.

Hikmah dari kisah Santoso ini ialah bahwa idealisme adalah keniscayaan yang harus dimiliki seorang wartawan. Dan perusahaan media yang menjunjung tinggi idealisme,harus bersikap profesional dengan memberikan kesejahteraan yang layak kepada wartawannya

Aries Susanto

Dipublikasikan oleh
Aries Susanto

Berita Terkini

Gadai Tabungan Emas Hingga Bayar Angsuran Lewat Pegadaian Digital, Banyak Promo “Gajian Emas” Menanti

Madiunpos.com, JAKARTA – Berikan manfaat lebih bagi masyarakat dalam bertransaksi, Pegadaian hadirkan berbagai promo diskon… Read More

2 hari ago

Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima, Pegadaian Raih Penghargaan

Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More

2 hari ago

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

3 hari ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

1 minggu ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

1 minggu ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.