Kategori: News

PENYAKIT CHIKUNGUNYA : Puluhan Warga Tulungagung Tiba-Tiba Susah Jalan, Inilah Penyebabnya?

Penyakit chikungunya menyerang puluhan warga Tulungagung, Jawa Timur. Mereka mengaku ngilu, yimbul bercak merah, dan susah tidur.

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG—Puluhan warga yang terserang penyakit chikungunya itu adalah warga Dusun Etan Kalen, Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.

Meski penyakit sudah menyebar sebulan lalu, namun belum ada penanganan dari Dinas Kesehatan.

"Warga disini sakitnya itu giliran dan kebanyakan serumah semuanya kena. Saya baru bisa jalan pagi ini," kata salah satu warga, Siti Maysaroh 46 tahun, ketika ditemui rumahnya, Kamis (8/1/2015) seperti diberitakan Detikcom.

Menurut Saroh, hampir seluruh Dusun Etan Kalen hampir terjangkit semua. Penyakit itu mulai menyerang warga pada awal Desember 2014 lalu.

Saat ini, warga yang terserang sudah banyak yang sembuh. Tapi, warga yang terserangnya pada Januari ini juga mulai berjatuhan. "Rasanya ngilu, badan panas dan timbul bercak merah dan dua malam saya tidak bisa tidur," kata Sajid, 65, salah seorang warga lainya.

Penderita lain Slamet, 59, yang baru semalam terjangkiti juga mengaku tersiksa atas penyakit yang dideritanya. "Saya sekarang tidak bisa jalan, ini mau saya bawa ke mantri namun nunggu yang mengantar," tuturnya sambil terkulai lemas di tempat tidur.

Awalnya penderita merasa meriang dan tak enak makan. Hingga akhirnya seluruh tubuhnya membengkak, kulit timbul bercak merah dan seluruh persendian terasa ngilu. Badan panas hingga 40 derajat celcius dari kaki hingga muka.

Hingga saat ini menurut keterangan warga, sudah lebih dari 50 orang yang terkena wabah dan sebagian sembuh, sebagian yang lain masih terkulai.

Sementara, Kabid Pengendalian, Pencegahan Penyakit, dan Penyehatan Lingkungan Dinkes Tulungagung, Triswati mengaku belum mendapatkan laporan pasti dari kepala Puskesmas Sumbergempol.

"Kita akan test di laboratorium. Hari ini petugas Puskesmas kita panggil dan kita suruh ambil RDT (Rapid Test Diagnostic)," kata Triswati.

Triswati membantah pihaknya lambat menangani masalah chikungunya yang terjadi di beberapa daerah di Tulungagung. "Tolong untuk bijaksana menyikapi ini. Sebelum test benar-benat positif karena kaitannya dengan keresahan masyarakat. Kita ada SOP nya," pungkasnya.

Aries Susanto

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

1 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

2 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.