Kategori: News

PERTANIAN MADIUN : Madiun Andalkan Tanam Sebar Tingkatkan Produktivitas Padi

Pertanian Madiun bakal mengandalkan teknik tanam sebar yang dikembangkan petani di Desa Kaibon, Kecamatan Geger dalam meningkatkan produktivitas padi.

Madiunpos.com, MADIUN — Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur berupaya meningkatkan produktivitas padi di wilayah setempat dengan teknik tanam sebar yang dinilai lebih efisien dan menguntungkan karena memotong biaya produksi.

Bupati Madiun Muhtarom mengatakan penanaman padi dengan teknik tanam sebar itu baru diterapkan di wilayah Kabupaten Madiun pada tahun 2013. "Daerah yang sudah mencoba menanam padi dengan sistem tanam sebar telah merata di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Madiun dengan luasan baru mencapai 200 hektare," ujar Bupati Madiun Muhtarom, Selasa (6/10/2015).

Ia menjelaskan, ide pengembangan teknik tanam sebar tersebut bermula dari sulitnya mendapatkan tenaga tanam. Akhirnya sejumlah petani di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, yang domotori oleh Basuki berhasil mengembangkan teknik tersebut sejak tahun 2013 hingga saat ini.

Dengan tanam sebar, petani bisa menghemat biaya garap lahan hingga Rp2,5 juta setiap hektarenya. Selain menghemat biaya garap lahan, teknik tersebut juga efisiensi waktu tanam hingga panen sebanyak 10 hari sampai 15 hari, karena tidak memerlukan penyemaian dan tenaga tanam.

Hemat Pupuk
Selain itu, teknik tanam sebar juga lebih sedikit dalam penggunaan pupuk sekitar 20%-30% dibandingkan cara konvensional, serta irit dalam penggunaan benih yang hanya butuh 20 kg/ha dari cara biasa yang membutuhkan hingga 45 kg/ha.

Untuk hasilnya, rata-rata bisa mencapai 8,5 ton/ha. Naik dari hasil cara tanam konvesional yang sekitar 7 ton/ha. Bahkan di kondisi tanah yang premium, petani tanam sebar bisa menghasilkan 14,2 ton/ha.

Cocok Dikembangkan
Dengan kondisi yang demikian, teknik tanam sebar sangat cocok untuk meningkatkan indeks pertanaman di Kabupaten Madiun, sehingga pertanian Madiun mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2017. "Sistem ini juga telah diikuti oleh sedikitnya 14 kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur. Bahkan, Institut Pertanian Bogor (IPB) juga bersedia mendampingi karena dinilai sistem tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan.

Adapun, target produksi padi pertanian Madiun tahun 2015 di Kabupaten Madiun mencapai 570.000 ton gabah kering panen (GKP). Sedangkan saat ini Kabupaten Madiun sudah menghasilkan padi sebanyak 530.000 ton GKP per tahun.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya

 

Rahmat Wibisono

Dipublikasikan oleh
Rahmat Wibisono

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

21 jam ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

2 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.