Sosok Jelita di Alas Ketonggo Ngawi Bikin Terpesona

Wisnu Hardana, lelaki berkemampuan supranatural yang juga adik Sara Wijayanto langsung terpesona saat menelusuri Kali Tempur, Alas Ketonggo, Ngawi, Jatim.

Sosok Jelita di Alas Ketonggo Ngawi Bikin Terpesona Adik Sara Wijayanto, Wisnu Hardana, menggambar dengan kemmapuan indigonya (YouTube/Sara Wijayanto)

    AdimSemarangpos.com, NGAWI Wisnu Hardana, adik Sara Wijayanto yang memiliki kemampuan indigo dan memiliki bakat melukis, langsung terpesona saat menelusuri Kali Tempur, Alas Ketonggo, Ngawi, Jawa Timur.

    Ia seperti jatuh cinta saat menggambar sosok dayang-dayang tak kasat mata di sungai itu. Maklum saja, sosok itu dikisahkannya berparas cantik dan berpenampilan elegan.

    Wisnu diajak sang kakak, Sara Wijayanto, untuk membantu menggambarkan makhluk halus yang mereka temui di tempat yang terkenal sakral itu. Alas Ketonggo dipercaya menjadi tempat petilasan Prabu Brawijaya V yang saat itu ingin bertapa di Gunung Lawu.

    RS Darurat Covid-19 Ini Memiliki Sejumlah Sebutan, Mulai dari RS Kelamin Hingga Museum Santet  

    Mereka tidak hanya berdua. Karena, suami Sara alias Demian Aditya juga ikut tampil dalam vlog aktris itu. Keseruan diabadikan dalam sebuah vlog bertajuk DMS Napak Tilas Alas Ketonggo (14/1/2020).

    Ditemani oleh juru kunci bernama Suyitno, mereka menapak tilas perjalanan Prabu Brawijaya V di Alas Ketonggo itu. Mereka bertiga diajak lelaki tua itu menelusuri sebuah sungai bernama Kali Tempur.

    Singgahi Penjaga Brawijaya

    Sebelum mengunjungi sungai itu, mereka bertiga diajak Suyitno mengunjungi sebuah bangunan seperti pendapa kecil. Menurut si juru kunci, tempat tersebut dulunya untuk para penjaga Prabu Brawijaya yang sedang bertapa.

    Habiskan Rp10 Juta Untuk Oleh-Oleh, Pasutri Asal Probolinggo Ini Pasrah Tak Jadi Berangkat Haji  

    Hanya mampir sebentar, mereka langsung menuju Kali Tempur yang menjadi salah satu jejak petilasan Prabu Brawijaya V. Jika memiliki kemampuan indigo, menurut Suyitno, mrereka bisa melihat para dayang yang sedang mandi di sungai tersebut.

    Baru turun melalui tangga, Wisnu dan Sara langsung melihat dayang-dayang di atas pepohonan. “Kali Tempur ini tempat siram jamas sebelum bertapa,” ungkap si juru kunci kepada Sara dan tim.

    “Jadi beliau mandi dulu di sini ya Pak? baru setelah itu pergi untuk semadi di atas ya Pak,” jelas Sara seperti yang terpantau Semarangpos.com, Jumat (5/6/2020).

    Bikin Merinding, Ini Alasan Kenapa Museum Kesehatan Surabaya Disebut Museum Santet  

    Wisnu yang sepertinya sudah tidak sabar. Ia ingin segera menuangkan penglihatannya ke dalam sebuah lukisan. Sebelumnya, mereka sudah meminta izin kepada Suyitno jika Wisnu ingin memudahkan para penonton vlog Sara dengan menggambar makhluk yang ada di sungai tersebut.

    Berkeliaran di Sungai

    Benar saja, setelah diizinkan, Wisnu langsung menuju area bawah dekat dengan sungai. “Tadi banyak yang di atas. Perempuan gitu, boleh ke situ kan Pak?” tanya Wisnu meminta izin yang langsung dijawab dengan anggukan kepala oleh si juru kunci.

    Adik Sara itu mengaku sangat penasaran dengan sosok perempuan seperti dayang di sungai itu. Namun ia juga bingung saking banyaknya makhluk tak kasat mata di tempat itu. Sara langsung menenangkan sang adik dan memintanya untuk mengikuti suara hatinya.

    Mau Berolahraga Mengenakan Masker? Perhatikan Hal Sepele namun Penting Ini

    “Terserah Wisnu, mau sosok kakek duduk bertapa di sini atau perempuan yang banyak itu? Boleh kok” ungkapnya kepada sang adik. Setelah mendengar ucapan sang kakak, Wisnu mengaku ingin menggambar sosok dayang-dayang tersebut.

    Wisnu menggambar dengan serius. Setelah selesai, ia langsung menunjukkan hasil lukisannya kepada sang kakak dan Demian. Sambil menunjukkan hasil gambarannya, ia selalu tersenyum.

    Terlihat seorang perempuan yang menurut kakak beradik berkemampuan indigo itu memiliki paras yang sangat cantik. Wisnu juga merasa ingin menari saat melihat para dayang itu.

    Mau Kuliah Tapi Ga Punya Duit, Ini Cara Dapat Beasiswa dari Pemerintah  

    “Dari atas, itu rambutnya bagus dan panjang. Selendangnya juga warna-warni gitu,” ungkap Sara yang diiyakan oleh sang adik.

    Menurut mereka, para dayang-dayang di Alas Ketonggo Ngawi tersebut bukan hanya berparas cantik. Sosok-sosok perempuan tak kasat mata itu juga berpenampilan elegan. Berbeda sekali dengan sosok perempuan tak kasat mata lain yang umumnya digambarkan berpenampilan mengerikan, kuntilanak misalnya.

    Karena Wisnu dan Sara seperti seseorang yang kagum, Demian merasa iri karena hanya dirinya yang tidak bisa melihat wujud para dayang itu. “Pokoknya cantik, bukan buatan gitu lo,” ungkap aktris tersebut.

    KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



    Editor : Rahmat Wibisono

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.