Kategori: News

Banjir Bandang di Magetan Rusak Sawah, Petani Merugi

Madiunpos.com, MAGETAN -- Banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di Kabupaten Magetan selain merusak sejumlah rumah juga merusak sawah yang telah ditanami padi. Para petani dipastikan merugi karena tanaman padi mereka rusak hingga mati.

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir bandnag menerjang tiga kecamatan di Magetan yaitu Kecamatan Kawedanan, Ngariboyo, dan Parang, Selasa (16/3/2021) malam. Sebelum banjir hujan deras mengguyur wilayah tersebut sekitar tiga jam pada pukul 17.30 WIB hingga 20.30 WIB.

Ketua RW 002, Desa Balerejo, Kecamatan Kawedanan, Miran, mengatakan sawahnya diterjang banjir bandang dan saat ini tanaman padi yang baru ditanam rusak. Dia mengaku benih padi baru ditanam sekitar satu hingga dua hari sebelum kejadian banjir menerjang.

Rumah Milik Petani di Magetan Terbakar, Ayam dan Burung Senilai Jutaan Rupiah Mati

Dia menyebut di wilayahnya luas lahan sawah yang rusak akibat diterjang banjir bandang ini mencapai sembilan hekatare. Itu belum termasuk di wilayah maupun desa lain.

“Ini benih padinya sudah rusak, tertimbun lumpur akibat banjir kemarin,” kata dia, Rabu (17/3/2021).

Miran menyampaikan kondisi ini membuat dirinya dan para petani merugi. Karena tidak mungkin bibit yang sudah terendam lumpur bisa digunakan lagi.

Satu-satunya jalan, kata dia, melakukan penanaman benih ulang. Tetapi, saat ini benih padi juga tidak tersedia. Selain itu petani juga harus mengeluarkan biaya lebih untuk membersihkan lumpur maupun pasir yang menimbun sawah.

Ubah Pujasera Pasar Sleko Jadi Food Court, Pemkot Madiun Anggarkan Rp1,4 Miliar

“Ini kalau ada biaya ya ditanami lagi. Tapi kalau tidak ya, mungkin musim tanam depan baru ditanami lagi. Yang jelas kami terkendala benih,” jelas dia.

Kepala Desa Pojok, Kecamatan Kawedanan, Dedy Sumedi, mengatakan banjir bandang yang menerjang desanya tidak hanya merusak belasan rumah dan menghanyutkan kandang ternak. Tetapi juga merusak sawah. Namun, pihaknya belum mengetahui berapa luas sawah yang rusak akibat banjir ini.

“Kalau korban jiwa tidak ada, tapi untuk hewan kambing yang hanyut diterjang banjir ada empat ekor,” kata dia.

Abdul Jalil

Dipublikasikan oleh
Abdul Jalil

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

1 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

2 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.