Kategori: News

Banjir Pacitan 2017: Bencana Membuka Mata Warga Untuk Lebih Waspada (Bagian 3)

Madiunpos.com, PACITAN -- Banjir besar yang terjadi di Pacitan pada 2017 silam benar-benar membuat masyarakat melek terhadap persoalan mitigasi bencana. Kesadaran untuk merawat lingkungan diklaim sudah menjadi gerakan bersama.

Sekitar 40% keluarga di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, sudah mulai memperbanyak pohon berbuah. Mereka menghindari menanam pohon seperti sengon, jati, dan lainnya. Hal ini karena untuk tanaman berbuah masyarakat bisa mendapatkan hasilnya tanpa harus menebang pohon. Sedangkan kalau pohon yang diambil kayunya tentu pada usia tertentu, pohon tersebut harus ditebang.

Untuk menjaga ekosistem di Sungai Grindulu, masyarakat setempat juga bersepakat untuk tidak menangkap ikan dengan meracuni atau menyetrum listrik. Selain itu, festival sungai pun digelar agar masyarakat lebih peduli.

Kepala Desa Sirnoboyo, Eko Haryono, mengatakan masyarakatnya kini sudah lebih siap menghadapi bencana alam. Meski begitu, ia berharap tidak ada bencana alam yang menerjang wilayahnya.

Eko menuturkan koordinasi antara pemerintah desa bersama sukarelawan dan masyarakat berjalan solid. Dia mengaku pemerintah desa belum memiliki perlengkapan penanganan bencana seperti perahu karet, mesin genset, dan lainnya. Namun, masyarakat secara swadaya menyiapkan 25 perahu nelayan yang siap digunakan saat ada banjir.

"Satu perahu nelayan ini untuk 12 orang ya muat. Untuk kemampuan menggunakan perahu ini juga tidak perlu diragukan karena memang mereka para nelayan," jelasnya.

Desa Sirnoboyo merupakan salah satu desa di Pacitan yang masuk zona merah alias rawan banjir. Warga yang mampu secara ekonomi biasanya meninggikan pondasi rumah dan menjadikan rumahnya dua lantai. Ini bertujuan supaya saat banjir, perabotan rumah tangga milik warga tidak rusak karena terendam air. (bersambung)

Kaled Hasby Ashshidiqy

Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

1 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

2 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.