Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof. Dr. Soeharso Surakarta sebagai Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, melakukan langkah-langkah strategis dan progresif dalam kegiatan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada 14-16 Oktober 2020.
Madiunpos.com, TRENGGALEK--Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof. Dr. Soeharso Surakarta sebagai Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, melakukan langkah-langkah strategis dan progresif dalam kegiatan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada 14-16 Oktober 2020.
Sebanyak 80 orang dari berbagai ragam penyandang disabilitas dapat dijangkau oleh Tim Atensi BBRSPDF Prof. Dr. Soeharso Surakarta yang terdiri atas pekerja sosial, psikolog, fisioterapis, orthesis prothesis, dan penyuluh sosial.
Kepala BBRSPDF Prof. Dr. Soeharso Surakarta, Heri Kris Sritanto, dalam rilis kepada Madiunpos.com, Sabtu (17/10/2020), mengatakan melalui program Atensi dapat memperluas jangkauan pelayanan penyandang disabilitas dengan mengedepankan pelayanan rehabilitasi yang terbaik di tengah-tengah keluarga.
Bertengkar, Suami di Surabaya Pukul Istri Pakai Palu hingga Meninggal
Selain itu menjalin kerja sama bersinergi dengan berbagai pihak secara konstruktif. Sehingga ke depan penghormatan, pemenuhan hak, dan perlindungan bagi para penyandang disabilitas dapat segera terwujud.
Dikatakan Heri Kris Sritanto, penting bagi Balai menjalin kerja sama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan lembaga-lembaga terkait. Ini menjadi wujud dari pendekatan berbasis komunitas dalam Atensi.
Kegiatan di lapangan peran dan dukungan yang sangat positif dan bersinergi dalam kegiatan Atensi di Kabupaten Trenggalek dari Pemerintah Kabupaten, Dinas Sosial PPPA, organisaai perangkat daerah (OPD) terkait, aparatur kecamatan, aparatur desa, TKSK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh-tokoh masyarakat.
Sebut Burung Suami Kecil, Istri Dipanggil Polisi
Kepala Dinas Sosial PPPA, Ratna Setyowati, sangat mengapresiasi dan terima kasih dengan program Atensi. Diharapkan ke depan Atensi dapat mempercepat pembangunan inklusif di Kabupaten Trenggalek. Dalam kegiatan di era kenormalan baru, petugas Atensi tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Kegiatan diakhiri dengan focus group discussion (FGD) membahas hasil asesmen bersama OPD terkait, perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), perwakilan dari Kepolisian, SLB, Pendamping Disabilitas, Sakti Peksos dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dengan hasil terpetakan data mengenai permasalahan, potensi dan kebutuhan sebanyak 80 penyandang disabilitas di Kabupaten Trenggalek.
Valentino Rossi Positif Covid-19, Siapa Penggantinya di GP Aragon?
Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More
Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More
This website uses cookies.