Kategori: News

Belasan Kapal Nelayan Tuban Rusak Diempas Ombak, 1 Orang Meninggal

Ombak tinggi mengempaskan kapal nelayan di Tuban.

Madiunpos.com, TUBAN -- Belasan perahu nelayan di sejumlah desa di Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, rusak akibat diempas ombak yang menerjang pantai setempat, Kamis (11/1/2018), sekitar pukul 08.00 WIB.

"Perahu nelayan yang diterjang ombak besar rusak," ujar Kasubbag Polres Tuban Iptu Pol Agus E.P. di Bojonegoro, Kamis.

Dia menambahkan sesuai laporan yang diterima, perahu yang rusak milik nelayan Hartono, 49; Jasmin, 57; Zubaidi, 39; Barno, 56; Abdulah, 24; Warsikin, 43; Ngatmin, 44; semuanya warga Desa Pabeyan, Kecamatan Tambakrejo.

Selain itu Sintono, 66; Sujak, 65; Avdil Majid, 45; Sumadi, 40; Sami 'in, 45; Warsito, 50; warga Desa Gadon, Rasmu, 36; Darno, 40; Darsono, 50; Kasmari, 53; warga Desa Sobontoro dan Darmani, 34; warga Desa Glondonggede, juga di Kecamatan Tambakrejo.

Dalam kejadian ombak besar itu, menurut dia, ada satu nelayan atas nama Ahmad Wahono, 32, warga Desa Pabeyan, Kecamatan Tambakboyo, meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sekitar pukul 06.00 WIB korban Ahmad Wahono berangkat melaut dengan jarak berkisar 1-2 mil dari pantai. Karena ada ombak besar selanjutnya korban langsung kembali ketepi untuk menyelamatkan diri.

Akan tetapi, lanjut dia, ketika perahunya masih di laut dengan jarak sekitar 300 meter dari daratan datang ombak besar yang mengakibatkan perahunya terbalik dan tenggelam, sehingga korban meninggal dunia.

Ia juga menyebutkan nelayan Ngatmin, 34, warga Desa Pabeyan, menderita luka-luka dan Rasmidin, 49, asal Desa Sonontoro, mengalami patah kaki. Sedangkan yang juga menderita luka-luka yaitu Junaidi, 28, nelayan Desa Sobontoro, dan Safi'i Rizki, 21, nelayan Desa Gadon, semuanya di Kecamatan Tambakboyo, di rujuk di RS Dr. Koesma Tuban.

Di lain tempat ombak besar mengakibatkan sebuah perahu di Desa Boncong, Kecamatan Bancar, milik Muklisin tenggelam sekitar pukul 09.00 WIB. Muklisin yang melaut seorang diri perahunya diterjang ombak sehingga terbalik dan tenggelam. Ia ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri kemudian dirujuk di Puskesmas Bancar.

Kapolres Tuban AKBP Sutrisno, menjelaskan ombak besar yang menghantam perahu nelayan di daerah setempat terjadi disebabkan angin mirip puting beliung di daratan sehingga menimbulkan ombak besar. "Perahu nelayan yang diempaskan ombak lokasinya di tepi," ucapnya.

Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima, Pegadaian Raih Penghargaan

Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More

18 jam ago

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

2 hari ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

6 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

1 minggu ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

Distribusikan Uang Layak Edar hingga ke Pelosok, Pegadaian Sabet Penghargaan BI

Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.