Kategori: News

BENDA BERSEJARAH TULUNGAGUNG : Penggalian Situs Wajak-2 Disetop Sementara, Ini Penyebabnya

Benda bersejarah Tulungagung ini terkait penggalian di Situs Wajak-2.

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG - Penggalian Situs Wajak-2 di Desa Gamping, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, yang diyakini sebagai lokasi penemuan fosil manusia purba pertama Indonesia, Homo Wajakensis, pada 1890-an, dihentikan sementara.

Kasi Pelestarian Purbakala dan Museum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tulungagung Tri Nugraha mengatakan upaya ekskavasi telah dihentikan dan tim peneliti dari Museum Geologi Bandung telah pulang, Minggu (8/5/2016).

"Mereka akan kembali lagi melanjutkan penelitian tahun depan," kata di di Tulungagung, Senin (10/5/2016).

Menurut Tri, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tulungagung sejauh ini belum mendapat laporan resmi hasil penggalian oleh tim geologi tersebut.

Namun ia mengaku tahu sejumlah kemajuan maupun hasil yang dicapai tim paleontologi dari Museum Geologi Bandung, karena komunikasi secara intensif dengan tim peneliti maupun interaksi mereka dengan komunitas pecinta sejarah maupun arkeologi di Tulungagung.

Tri Nugraha mengatakan selain alasan penelitian yang berbatas waktu, ekskavasi dihentikan oleh Tim Geologi Bandung karena setelah mencapai kedalaman 210 centimeter, tim mendapati lempengan batuan yang diduga guguran tebing.

"Memang tidak banyak temuan baru. Hasil penggalian hanya menemukan sejumlah fosil binatang berukuran kecil, seperti tikus, burung, dan kura-kura, gigi rusa, dan landak yang berada di kedalaman 130 centimeter dari permukaan tanah di titik penggalian," kata dia.

Sementara itu, salah seorang paleontolog yang terlibat dalam proyek penggalian Situs Wajak-2, Erick Setya Budi, melalui pesan pendek di jejaring percakapan media sosial mengakui tak ada temuan baru selama penggalian berlangsung.

Ia mengatakan selama penggalian area situs Wajak yang berlangsung sejak Sabtu (30/4/2016) hingga Minggu (8/5/2016) hanya menemukan beberapa ekstrak fosil binatang yang belum ditentukan usianya.

"Hasilnya seperti yang Mas lihat di nampan plastik. Tidak ada yang lain," kata Erick merujuk hasil penggalian pada hari pertama saat sejumlah wartawan meliput langsung di lokasi Situs Wajak-2.

Setelah tak menemukan lagi tanda-tanda fosil manusia purba di Situs Wajak-2 yang diyakini sebagai lokasi asli penemuan fosil Homo Wajakensis pada 1890-an oleh dr. Eugene Dubois, Erick mengonfirmasi lubang galian kini telah ditutup lagi.

Penggalian lanjutan akan dilakukan dengan melakukan penggalian di lokasi yang sama atau sekitarnya, pada saat penelitian tahap dua menindaklanjuti temuan paleontolog dari Belanda bernama Jhon de Vorst yang mendapati lokasi asli lokasi penemuan Situs Wajak-2 di area bawah tebing Bukit/Gunung Cerme di Dusun Cerme, Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat.

Lokasi tersebut, menurut Erick maupun Ketua Tim Ekskavasi Museum Geologi Bandung, Iwan Kurniawan, bergeser sekitar 2-3 kilometer dari lokasi Situs Goa Wajak-1 yang selama ini diyakini lokasi penemuan fosil Homo Wajakensis.

"Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meluruskan sejarah yang mempersepsikan bahwa lokasi penemuan fosil wajakensis itu ada di situs Wajak-1, yaitu di corner atau sudut (Kawasan Pegunungan Karst Dusun Cerme)," kata Iwan Kurniawan.

Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

19 jam ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

5 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

7 hari ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

Distribusikan Uang Layak Edar hingga ke Pelosok, Pegadaian Sabet Penghargaan BI

Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More

1 minggu ago

Kolaborasi Pegadaian & Relawan Bakti BUMN Batch VIII, Bangun Desa Aan di Bali Lebih Mandiri

Madiunpos.com, BALI – Pegadaian kembali rajut kolaborasi bersama Relawan Bakti BUMN untuk pembangunan desa dengan… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.