Kategori: News

DAERAH TERPENCIL MADIUN : Warga Miskin Madiun Segera Peroleh Listrik Gratis

Daerah terpencil Madiun segera menerima bantuan listrik gratis.

Madiunpos.com, MADIUN — Sebanyak 3.892 kepala keluarga (KK) yang tergolong rumah tangga miskin di Kabupaten Madiun, Jawa Timur menerima bantuan hibah pemasangan listrik gratis dari Kementerian ESDM yang disalurkan melalui Yayasan Terang untuk Bangsa.

"Bantuan tersebut dilaksanakan secara bertahap. Selama tahun 2015 ini, dari 3.892 rumah tangga sasaran, sebanyak 338 rumah tangga di antaranya telah menerima bantuan pemasangan listrik gratis tersebut," ujar Ketua Yayasan Terang untuk Bangsa, Iwan Susanto, kepada wartawan di Madiun, Selasa (8/12/2015).

Menurut Iwan, masih banyak rumah tangga miskin di Kabupaten Madiun yang belum teraliri listrik secara mandiri. Kebanyakan mereka berada di daerah terpencil seperti Kecamatan Kare dan Gemarang. "Berdasarkan survei kami bersama Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, jumlah rumah tangga miskin di Kabupaten Madiun yang belum memakai KWH PLN secara sendiri mencapai 16.000 KK," kata dia.

Sebagaimana dilaporkan Madiunpos.com, Dukuh Sekalus, Dusun Poleng RT 035/RW 004 Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun adalah salah satu wilayah yang warganya hidup tanpa aliran listrik.

Tak Mampu Bayar
Masih banyaknya warga yang belum memiliki listrik sendiri tersebut, jelasnya, bukan karena tidak ada jaringan distribusi listrik, namun karena warga tidak mampu menanggung biaya pemasangan listrik baru. Saat ini, biaya pemasangan listrik bervariasi mulai dari Rp421.000 hingga Rp2,2 juta tergantung dari besaran daya.

Agar dapat menikmati listrik, belasan ribu rumah tangga miskin di daerah terpencil tersebut menyalur ke tetangga ataupun kerabatnya yang tentu saja hal itu sangat berbahaya. Untuk itu, Iwan melalui yayasan yang digagasnya, aktif memberikan bantuan pemasangan listrik gratis terhadap warga miskin yang sangat membutuhkan.

Manfaatkan Dana CSR
Yayasan Terang untuk Bangsa berdiri tahun 2013. Sebelum mendapat bantuan, anggaran pemasangan listrik gratis yang diberikan ke warga miskin diperoleh dari corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan, donatur para relawan dari dalam dan luar negeri, serta dana pribadi. Tujuan yayasan tersebut sangat sederhana, yakni pemerataan pemanfaatan listrik bagi seluruh masyarakat terlebih warga miskin di daerah terpencil.

Yayasan Terang untuk Bangsa mencatat, dari tahun 2012 hingga 2014, warga miskin di Kabupaten Madiun yang telah menerima bantuan pemasangan listrik gratis mencapai 4.855 keluarga yang tersebar di 12 kecamatan dan 85 desa. Selanjutnya, pendampingan terhadap 16.000 KK yang belum memiliki listrik tersebut akan terus dilakukan hingga semuanya dapat menikmati listrik secara mandiri.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya
KLIK di sini untuk mengintip Kabar Sragen Terlengkap

Rahmat Wibisono

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

1 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

2 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.