Kategori: News

FENOMENA ALAM BOJONEGORO : Peneliti UPN: Semburan Lumpur di Jari Tak Berbahaya

Fenomena alam Bojonegoro yakni semburan lumpur di Jari menjadi objek penelitian berbagai pihak.

Madiunpos.com, BOJONEGORO - Tim peneliti dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta kukuh berpendapat semburan lumpur di Desa Jari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur tak berbahaya.

"Gas yang keluar dari semburan lumpur Jari, tidak berbahaya," kata Ketua Tim UPN Veteran Yogyakarta yang juga ahli tektonik, Jatmika Setiawan, saat mengunjungi lokasi semburan lumpur Jari di Bojonegoro, Kamis (21/4/2016).

Pendapat Tim UPNV Yogyakarta ini berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Bandung dan Yogyakarta, yang menyebutkan semburan lumpur Jari, mengeluarkan gas beracun.

Jatmika didampingi timnya Nur Arief Nugroho (geologi), Betmono dan Cahyoko Aji, keduanya dari perminyakan dan Sekretaris Kecamatan Gondang, Basuki, menambahkan lokasi semburan lumpur di Jari itu merupakan energi terbarukan, sebab yang keluar kalau musim hujan adalah gas dan air.

"Semburan yang keluar gas dan air, bukan lumpur. Kemungkinan air yang keluar bisa menyuburkan tanaman," ucap dia.

Jatmika mengemukakan lokasi setempat bisa menjadi Kahyangan Api ke-2 di Bojonegoro, setelah Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem. Caranya, lokasi setempat, yang masih mengeluarkan gas, diberi tumpukan batu.

"Karena yang keluar gas, maka kalau dinyalakan akan menjadi api yang tidak kunjung padam," beber dia.

Namun, lanjut Jatmiko, kalau musim hujan lokasi setempat akan tetap mengeluarkan gas dan air, sehingga mirip sumur blekutuk di Kahyangan Api Kecamatan Ngasem.

Diberitakan, semburan lumpur bercampur air dan gas di Desa Jari, Kecamatan Gondang diketahui warga pada 7 April 2016, yang sebelumnya didahului dengan gempa.

Menurut dia, kalau gas yang keluar di Jari berbahaya, pengunjung juga peneliti dari Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Bandung sudah pingsan ketika mendekat ke lokasi semburan.

Jatmika akan menyarankan kepada Bupati Bojonegoro Suyoto agar melepas papan pengumuman awas gas beracun dan tanah ambles di sekitar semburan Jari.

"Potensi di Jari bisa menjadi pendukung wisata alam geoheritage petroleum di Bojonegoro, untuk energi terbarukan," ungkap dia.

Warga Desa Jari, Kecamatan Gondang, Kardjo menambahkan warga sebelum ada semburan lumpur itu ketika kemarau sering menyalakan api, karena ada gas yang keluar dari dalam tanah.

"Pengunjung terus berdatangan, dan sampai hari ini tidak ada pengunjung yang mengalami keracunan gas, seperti pingsan," jelas Sekretaris Kecamatan Gondang, Basuki.

Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

2 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

3 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.