Kategori: News

PENCURIAN MADIUN : Curi Baliho, 2 Pemuda Manguharjo Dibekuk Polisi

Pencurian Madiun, dua pemuda asal Kota Madiun ditangkap polisi setelah mencuri baliho milik PT Djarum.

Madiunpos.com, MADIUN -- Dua pemuda ditahan aparat Polres Madiun Kota lantaran diduga mencuri empat baliho milik PT Djarum di sejumlah jalan di Kota Madiun. Mereka adalah Aprilan Kristianto, 19, dan Anton, 22, warga Kelurahan Nabangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro, mengatakan kedua pemuda itu melakukan tindak pencurian baliho milik PT Djarum yang legal dan telah membayar pajak ke daerah. Para tersangka kemudian menjual baliho tersebut ke warung-warung kopi di sekitar Alun-alun Kota Madiun.

Logos menyampaikan kedua tersangka ini beraksi pada malam hari saat kondisi sepi. Mereka kemudian mencopot baliho yang terpasang di pinggir jalan menggunakan tang.

Setelah itu, kedua pelaku menjual baliho-baliho tersebut ke tempat angkringan. "Itu baliho-baliho kan biasanya untuk tempat lesehan saat di warung kopi," kata dia kepada wartawan di Mapolres Madiun Kota, Rabu (4/10/2017).

Atas laporan dari PT Djarum mengenai hilangnya empat baliho iklan tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menelusuri ke warung-warung kopi yang memiliki baliho iklan rokok. Dari hasil penelusuran itu, pemilik warung kopi menunjukkan baliho-baliho itu dibeli dari kedua tersangka.

Polisi kemudian menangkapnya di sekitar Alun-alun Kota Madiun pada Selasa (12/9/2017) sekitar pukul 23.00 WIB. Keduanya kemudian digelandang ke Mapolres Madiun Kota.

Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Logos, sebelum tertangkap keduanya kerap mencuri baliho di sejumlah daerah seperti Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Madiun. Baliho tersebut kemudian dijual dengan harga Rp90.000/lembar kepada pemilik warung kopi.

"Polisi mengamankan baliho rokok MLD Black ukuran 4 X 6 meter, satu baliho rokok LA Bold ukuran 4X6 meter, satu baliho rokok 76 ukuran 4X6 meter, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, satu tang, dan satu tas warna biru," jelas dia.

Keduanya akan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

22 jam ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

2 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.