Kategori: News

PENGAIRAN BOJONEGORO : Petani Sumberrejo Minta Pasokan Air Waduk Pacal

Pengairan Bojonegoro ini terkait permintaan pasokan air Waduk Pacal dari petani di Sumberrejo.

Madiunpos.com, BOJONEGORO - Menjelang musim kemarau, petani di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengajukan permintaan pasokan air Waduk Pacal untuk mencukupi kebutuhan air tanaman padi untuk musim tanam (MT) II.

Kasi Pengelolaan Pemanfaatan Sumber Air, Dinas Pengairan Bojonegoro Dody Sigit Wijaya di Bojonegoro, Selasa (3/5/2016), mengatakan petani di sejumlah desa di Kecamatan Sumberrejo dengan luas lahan 6.558 hektare mengajukan permintaan air waduk sejak pekan lalu.

Dia menuturkan permintaan memperoleh pasokan air Waduk Pacal belum bisa dipenuhi, karena masih menunggu permintaan dari petani lainnya di sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu, Kapas, dan Balen.

Dody menjelaskan petani di sejumlah kecamatan di sepanjang irigasi Waduk Pacal membutuhkan pasokan air Waduk Pacal untuk mengiri lahan yang luasnya mencapai 12.000 hektare.

"Kami masih menunggu surat pengajuan permintaan petani lainnya melalui himpunan petani pemakai air [HIPPA], yang akan menjadi dasar pengeluaran air Waduk Pacal. Kalau lancar kemungkinan pekan ini air Waduk Pacal sudah bisa dikeluarkan," jelas dia.

Sesuai prosedur, katanya, pengeluaran air Waduk Pacal bisa dilakukan kalau ada pengajuan permintaan air dari petani melalui HIPPA.

Dengan dasar pengajuan HIPPA itu, katanya, baru diajukan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro.

"Sesuai perhitungan kami kebutuhan air untuk memenuhi kebutuhan tanaman padi MT II sekitar 5 meter kubik per detik. Besarnya debit air itu bisa menjangkau tanaman padi di sepanjang irigasi Waduk Pacal," papar dia.

Ia menjelaskan petani di sepanjang irigasi Waduk Pacal sekarang ini mulai mengawali menanam padi termasuk membuat pembenihan untuk tanaman padi musim tanam (MT) II sehingga membutuhkan air.

Namun, pintu pengeluaran air Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, ditutup sejak pekan lalu.

Ketika pintu pengeluaran ditutup ketinggian air Waduk Pacal mencapai 114,00 meter dengan debit 19,6 juta meter kubik. Tapi, ketinggian air waduk masih meningkat karena memperoleh pasokan air hujan.

Ketinggian air di waduk peninggalan Belanda itu meningkat menjadi 114,40 meter, dengan debit sekitar 20,299 juta meter kubik, per 3 Mei 2016.

"Idealnya ketinggian air Waduk Pacal 113,4 meter, karena ada bangunan pelimpasnya yang rusak," ucap dia.

Data di kantor Dinas Pengairan, Waduk Pacal memiliki daerah irigasi pertanian seluas 16.688 hektare di sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu, Balen, Kapas, Sumberrejo, Kepohbaru, dan Baureno.

Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima, Pegadaian Raih Penghargaan

Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More

4 jam ago

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

1 hari ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

5 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

1 minggu ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

Distribusikan Uang Layak Edar hingga ke Pelosok, Pegadaian Sabet Penghargaan BI

Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.