Kategori: News

PENIPUAN UMRAH : Seorang Kiai Divonis 1,5 Tahun Penjara, Langsung Pekikkan Takbir

Penipuan umrah melibatkan seorang kiai, pimpinan sebuah pondok pesantren. Bagaimana kisahnya?

Madiunpos.com, MOJOKERTO – Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Robithotul Ulum Jatirejo Kiai Masrikhan Asyhari divonis 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Masrikhan terbukti turut serta menipu 106 jemaah umrah.

"Mengadili terdakwa Kiai Masrikhan Asyhari turut serta melakukan penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 1 tahun dan 6 bulan penjara," kata Ketua Majelis Hakim Sifa'urasidin sembari mengetuk palu tiga kali, Kamis (12/3/2015).

Sidang pembacaan vonis di ruang Cakra PN Mojokerto ini dihadiri puluhan simpatisan Kiai Masrikhan. Sang terdakwa hanya duduk tertunduk di kursi pesakitan mendengarkan vonis hakim. Seusai vonis dibacakan, kiai asal Jatirejo, Mojokerto ini meluapkan kekecewaannya.

"Saya berdoa siapa saja yang menzalimi saya agar dihancurkan oleh Allah," ucap Masrikhan disambut teriakan takbir dari puluhan pendukungnya.

Sementara kuasa hukum Masrikhan, M Sholeh mengaku kecewa atas putusan majelis hakim. Dia membantah tudingan majelis hakim bahwa kliennya menerima fee Rp2,5 juta per jamaah dari pemilik CV HMS Jombang Hartono.

"Karena saat pemeriksaan saksi di persidangan, tidak ada seorang saksi pun yang menyatakan memberi uang ke Kiai Masrikhan. Termasuk Hartono juga menyatakan tidak memberi uang sepeserpun untuk kiai," ungkapnya.

Atas vonis yang diterima kliennya, Sholeh berencana akan banding. "Saya pribadi penginnya banding, namun akan saya konsultasikan dulu dengan terdakwa karena tadi belum ada kesempatan dari majelis hakim untuk terdakwa menyatakan banding atau tidak. Karena ini semua tergantung terdakwa," pungkasnya.

Pada persidangan sebelumnya, Selasa (24/2), jaksa penuntut umum (JPU) Tryan Yulianto menuntut Kiai Masrikhan 2,5 tahun penjara. Pengasuh Ponpes Robithotul Ulum ini didakwa turut serta melakukan penipuan terhadap 106 jemaah umrah dengan nilai kerugian Rp1,8 miliar. Sedangkan terdakwa Hartono, pemilik CV HMS Jombang dituntut 3,5 tahun penjara.

Aries Susanto

Dipublikasikan oleh
Aries Susanto

Berita Terkini

PT Pegadaian Raih Paritrana Award 2025, Bukti Nyata Komitmen Perlindungan Tenaga Kerja & Keberlanjutan Perusahaan

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menerima penghargaan bergengsi Paritrana Award… Read More

14 jam ago

Pegadaian Dukung Pemberdayaan Kelompok Rentan lewat Pelatihan Kemandirian Ekonomi dan Inklusi Digital

Madiunpos.com, JAKARTA — PT Pegadaian bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dua entitas dalam holding… Read More

7 hari ago

Meriahkan Tahun Baru Islam, Pegadaian Syariah Gelar Kilau Emas Muharram untuk Masyarakat Aceh

Madiunpos, LHOKSEUMAWE — Pegadaian Syariah meluncurkan program sosial-ekonomi bertajuk Kota Islami Lhokseumawe Amanah untuk Ekonomi… Read More

1 minggu ago

Komitmen Jalankan Transformasi Digital, Pegadaian Catat Lebih dari 10 Juta Transaksi Digital pada Semester Pertama 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian mencatatkan pencapaian monumental dalam perjalanan transformasi digitalnya dengan berhasil membukukan… Read More

2 minggu ago

Jangan Lewatkan, Pegadaian Galeri 24 Bagi–Bagi Emas Gratis di PRJ JIEXPO Kemayoran

Madiunpos.com, JAKARTA - Dalam rangka memeriahkan HUT Ke-498 Jakarta, Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar PRJ… Read More

2 minggu ago

Inovasi Baru Pegadaian: Emas Fisik Kini Bisa Langsung Jadi Tabungan Emas

Madiunpos.com, JAKARTA – Bagi yang akrab dengan dunia investasi, tentu sudah tidak asing dengan Tabungan… Read More

3 minggu ago

This website uses cookies.