Kategori: News

Polres dan Pemkot Madiun Merazia Orang Gila, Tapi Ini yang Didapat

Lima orang gelandangan dan pengemis ditangkap petugas gabungan di Kota Madiun.

Madiunpos.com, MADIUN -- Setelah peristiwa masuknya pria yang diduga gila ke rumah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun, Sutoyo, Selasa (21/2/2018), pemerintah setempat bersama Polres menggelar razia orang gila.

Namun, selama hampir dua jam berkeliling Kota Madiun, tim tak menangkap satu pun orang gila.

Petugas yang terdiri dari Polres Madiun Kota, Satpol PP, Kodim Madiun, dan Dinas Sosial berkeliling di wilayah yang berjuluk Kota Gadis itu. Dari penyisiran itu, tidak ada satu pun orang gila yang terlihat batang hidungnya.

Namun, petugas tidak pulang dengan tangan kosong. Tim menjaring lima gelandangan dan pengemis (gepeng) yang beroperasi di sejumlah titik. (baca: Pria Mencurigakan Ditangkap karena Masuki Rumah Ketua MUI Kota Madiun)

Kanit Pam Obvit Polres Madiun Kota, Iptu Timbul, mengatakan razia gabungan kali ini untuk menyisir gelandangan, pengemis, preman, hingga orang gila di wilayah Kota Madiun. Hasil razia kali ini ada lima gelandangan dan pengemis yang ditangkap petugas. Gepeng yang ditangkap terdiri atas tiga laki-laki dan dua perempuan.

"Saat ini tidak ada orang gila yang ditemukan. Kota Madiun steril orang gila," jelas dia kepada wartawan.

Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Madiun, Mahmudi, mengatakan lima gepeng yang tertangkap sudah dimasukkan ke selter milik Pemkot Madiun. Selanjutnya, mereka akan langsung didata dan dibina.

Dia menyampaikan dari lima gepeng yang ditangkap ada satu orang diduga mengalami gangguan jiwa. Untuk orang mengalami gangguan jiwa akan dirujuk ke rumah sakit jiwa. (baca pula: Pria Mencurigakan Masuki Rumah Ketua MUI Kota Madiun Alami Gangguan Jiwa akibat Putus Cinta)

Sedangkan gepeng yang diketahui alamatnya akan dikembalikan ke keluarganya masing-masing. "Gepeng yang ditangkap ada yang ber-KTP, ada yang tidak. Ada yang dari luar kota dan ada yang dari Madiun sendiri," terang dia.

Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

1 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

2 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.