Kategori: News

RAZIA KEDIRI : Duh, Tim Gabungan Temukan Banyak Sajam di LP Kediri

Razia Kediri yang digelar tim gabungan mendapati banyak sajam di LP Kediri.

Madiunpos.com, KEDIRI - Sejumlah senjata tajam (sajam) ditemukan dalam razia di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II-A Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/3/2016) petang. Razia itu dilaksanakan oleh petugas gabungan dari Polres Kediri Kota, Polres Kediri, BNN Kota/Kabupaten Kediri, serta TNI 0809 Kediri.

Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang W. Baiin menerangkan tim menemukan pisau cukur, gunting, pecahan kaca, korek api, paku, cambuk, serta benda tajam lainnya di dalam LP Kediri.

"Ada beberapa barang yang terlarang, yang tidak boleh dibawa masuk kami temukan. Namun, pemilik barang-barang tersebut tidak mau mengakui," katanya kepada wartawan di sela-sela razia.

Tim sengaja menyita barang-barang itu, karena tidak diperbolehkan berada di dalam LP. Kapolres mengatakan, petugas juga memeriksa seluruh kamar yang dihuni para tahanan.

Selain mencari benda yang dilarang, petugas memeriksa setiap sudut guna mencari obat-obatan terlarang yang bisa saja disimpan oleh para tahanan. Namun, petugas tidak menemukan obat terlarang.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut petugas BNN juga melakukan tes urine pada seluruh penghuni guna memastikan apakah ada kandungan narkotika atau tidak. "Kegiatan ini juga untuk memerangi narkoba dan hal ini langkah bagus untuk perang melawan narkoba," kata dia.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) LP Kelas II-A Kediri Agus Wahono mengatakan jumlah penghuni di LP mencapai 666 orang, atau melebihi kapasitas hingga 200 orang lebih.

Aparat sebenarnya, kata dia, sudah berupaya teliti mengantisipasi berbagai barang dilarang masuk ke LP. "Barang-barang itu banyak dari besuk. Kami sudah geledah, tapi belum tentu maksimal, jadi terlewat," kata dia.

Namun, ia juga menegaskan petugas rutin melakukan penggeledahan di ruang tahanan para penghuni LP. Lapas juga membentuk tim satuan tugas korwil untuk kegiatan itu. Ia berharap, dengan kegiatan itu bisa lebih meminimalisasi masuknya berbagai benda dilarang terlebih lagi obat-obatan terlarang.

Rohmah Ermawati

Dipublikasikan oleh
Rohmah Ermawati

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

2 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

3 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

5 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

3 minggu ago

This website uses cookies.