Kategori: News

Sindikat Pengedar Asal Malaysia Dibongkar, 40 Kg Sabu-Sabu Disita

Madiunpos.com, SURABAYA -- Polda Jatim berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran narkoba awal tahun ini. Salah satunya adalah membongkar sindikat pengedar sabu-sabu asal Malaysia.

Dari tangan mereka, polisi menyita sekitar 50 kg sabu-sabu di mana 40 kg di antaranya disita dari sindikat Malaysia.

"Awal tahun ini dalam pekan terakhir jajaran Polda Jawa Timur dari Direktorat Narkoba mengungkap ada sindikat dari Malaysia, ini cukup besar. Ini ada kurang lebih 50 kg (dari berbagai kasus)," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di mapolda, Senin (3/2/2020), seperti dikutip dari detik.com.

Gus Sholah akan Dikebumikan di Tebu Ireng Jombang

Luki menambahkan, sabu 40 kilogram ini didapat dari dua warga negara Malaysia, Chee Kim Tiong dan Lhau Chu Hee. Mereka telah ditahan di Polda Jatim. Keduanya mengemas sabu tersebut dalam bungkus teh.

"Yang mana kemasan ini kalau kita lihat di media-media ada pengungkapan di Polda lain. Barang buktinya hampir sama dengan bungkusan teh china," imbuh Luki.

Bahkan, pelaku mengirim barang terlarang melalui mobil ke wilayah Pontianak. Sebelumnya, sabu ini juga berasal dari Myanmar yang masuk ke Malaysia lewat jalur laut dengan menggunakan mobil pelaku.

Polda Jatim Terima 1.000 Laporan dari Korban MeMiles

"Barang ini sekarang sedang marak masuk ke wilayah Indonesia termasuk di Jawa Timur. Ini ada 40 kilogram (yang sedang dibawa pelaku), di mana pelakunya adalah orang Malaysia Chee Kim Tiong dan Lhau Chu Hee. Ini terungkap dikirim sendiri pakai mobil dari Myanmar, masuk ke Kucing Malaysia, masuk ke Pontianak dan masuk ke Pangkalan Bun dan lewat kita melalui Tanjung Perak," lanjut Luki.

Sementara tersangka Chee Kim Tiong mengaku telah dua kali mengirim sabu ke Indonesia. Dia mengirim sabu dengan menggunakan mobil dengan bayaran 40.000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp133 juta.

"Dua kali kirim. Ke Pontianak 1 kali, kirimnya menggunakan mobil. Saya dapat barangnya dari kawan, Mr Po, Orang Kucing. (Bayarannya) 40.000 ringgit semuanya," kata Che Kim Tiong.

Kaled Hasby Ashshidiqy

Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy

Berita Terkini

Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima, Pegadaian Raih Penghargaan

Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More

8 jam ago

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

1 hari ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

5 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

1 minggu ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

Distribusikan Uang Layak Edar hingga ke Pelosok, Pegadaian Sabet Penghargaan BI

Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.