Kategori: News

Sudah 97 Anggota PSHT Situbondo Ditangkap, Polda Jatim Kerahkan 85 Penyidik

Madiunpos.com, SITUBONDO -- Jumlah anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang ditangkap Polres Situbondo terkait kasus kekerasan dan perusakan di dua desa, terus bertambah. Hingga Kamis (13/8/2020) sedikitnya ada 97 orang yang ditahan.

Untuk membantu proses penyelidikan kasus tersebut, Polda Jatim mengerahkan bantuan penyidik dari polres tetangga Situbondo. Seperti Polres Banyuwangi, Probolinggo, Bondowoso, dan Jember. Total jumlah penyidik ada 85 orang. Penanganan perkara ini dikebut secara maraton.

"Bapak Kapolda Jatim telah mem-BKO-kan para penyidik untuk penanganan perkara ini. Baik dari Polda maupun Polres tetangga. Jumlahnya sekitar 85 orang penyidik," kata Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi, Jumat (13/8/2020), seperti dikutip Madiunpos.com dari detik.com.

Kerusuhan Di Situbondo, Polda Jatim Tangkap 80 Anggota PSHT, 45 Jadi Tersangka

Seluruh penyidik itu kini terus bekerja secara ekstra dan profesional melakukan pemeriksaan saksi maupun tersangka. Mereka menggunakan sejumlah ruangan penyidikan di Mapolres Situbondo. Sugandi optimis dengan jumlah penyidik sebanyak itu, cukup mumpuni melakukan pemeriksaan saksi dan tersangka dalam jumlah banyak.

"Karena jumlah saksi dan tersangka dalam kasus ini tidak menutup kemungkinan masih akan terus berkembang," papar perwira kelahiran Jakarta itu.

Bukan isapan jempol. Jumlah anggota PSHT Situbondo yang ditangkap terus bertambah. Kini sudah ada 97 orang yang diamankan terkait kasus kekerasan dan perusakan di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji dan Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran. "Jumlah yang kita tangkap hari ini bertambah 17 orang. Jadi sementara sudah 97 orang yang diamankan. Seluruhnya oknum PSHT. Untuk tersangka belum ada penambahan, masih 45 orang," tandas Sugandi.

Ini Dia Benda Pemicu Anggota PSHT Berbuat Kerusuhan di Situbondo

Anak di Bawah Umur

Tambahan 17 anggota PSHT yang ditangkap itu sebagian besar dijemput petugas ke rumah masing-masing. Namun begitu, ada juga yang bersikap kooperatif dengan datang dan menyerahkan diri ke Mapolres Situbondo. Mereka langsung menjalani pemeriksaan.

"Ini kan hasil pengembangan sementara. Sekarang masih terus dikembangkan," tukas Kapolres Sugandi.

Dari 45 orang yang jadi tersangka, Ironisnya di antaranya masih anak-anak di bawah umur. Namun tidak disebutkan secara terperinci jumlah anak yang ikut menjadi tersangka kasus kekerasan tersebut.

Kaled Hasby Ashshidiqy

Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy

Berita Terkini

Gadai Tabungan Emas Hingga Bayar Angsuran Lewat Pegadaian Digital, Banyak Promo “Gajian Emas” Menanti

Madiunpos.com, JAKARTA – Berikan manfaat lebih bagi masyarakat dalam bertransaksi, Pegadaian hadirkan berbagai promo diskon… Read More

12 jam ago

Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima, Pegadaian Raih Penghargaan

Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More

1 hari ago

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

2 hari ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

6 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

1 minggu ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.