Kategori: News

Terungkap! Ini Penyebab Meledaknya Pabrik Bioetanol di Mojokerto

Madiunpos.com, MOJOKERTO -- Polisi akhirnya menemukan penyebab meledaknya dua tangki penampungan bioetanol (TA) di pabrik PT Energi Agro Nusantara (Enero), Mojokerto. Ledakan itu berasal dari pengelasan pipa foam chamber.

Dikutip dari Detik.com, hasil penyelidikan kepolisian ditemukan sebelum ledakan terjadi, para pekerja sedang mengelas pipa foam chamber. Pipa ini terhubung dengan tangki TA berkapasitas 200.000 liter. Saat meledak, tangki ini hanya berisi sekitar 59.000 liter.

"Fungsinya apabila terjadi api, langsung keluar foam atau busa untuk memadamkan api di dalam tangki. Sistem pemadaman api otomatis," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Sodik Efendi, Selasa (25/8/2020).

Sodik memastikan temuan ini berdasarkan keterangan para saksi yang diperkuat hasil olah TKP Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Cabang Surabaya.

Kini, ia masih mendalami tujuan para pekerja mengelas pipa foam chamber. Sebab, pengelasan menimbulkan hawa panas yang masuk ke tangki TA. Hawa panas itu membakar isi tangki berupa bioetanol.

Duh…Sudah 781 Perawat di Jatim yang Terpapar Covid-19, 22 Meninggal

"Terjadi kebakaran dulu di dalam tangki itu. Kemudian tekanannya tidak kuat, meledak," urai dia.

Para pekerja proyek dan pegawai pabrik PT Enero sempat berusaha memadamkan kebakaran pada penampungan bioetanol. Namun, tangki raksasa itu lebih dulu meledak sebelum api bisa dipadamkan.

Korban Meninggal Dunia

Tangki yang meledak lantas terpental menghantam tangki TA berkapasitas 1,5 juta liter di dekatnya. Akibatnya, timbul ledakan kedua dengan skala yang lebih besar.

Dalam peristiwa itu, api menyambar 10 pekerja CV Agung Jaya Konstruksi (AJK) dan 1 pekerja PT Bharata Indonesia (BI). Mereka sedang bekerja mengelas pipa foam chamber dan membangun tangki CO2 atau karbon dioksida.

Berdalih Butuh Biaya Melahirkan, Pasutri di Surabaya Gunakan Facebook Untuk Tipu Korban

"Para korban sedang bekerja. Kan banyak pekerjaan. Selain pekerjaan pengelasan, juga ada pekerjaan sipil. Yaitu membangun tangki CO2 atau karbon dioksida jaraknya kurang lebih 10 meter (dari tangki yang meledak). Mereka terkena sambaran api," ujar Sodik.

Meledaknya 2 tangki penampungan bioetanol di PT Enero menewaskan 1 pekerja dan mengakibatkan 10 pekerja menderita luka bakar.

Menurut Sodik, pihaknya menemukan unsur kelalaian dalam kasus ledakan di pabrik bioetanol itu. Sehingga pihaknya menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan.

Cahyadi Kurniawan

Dipublikasikan oleh
Cahyadi Kurniawan

Berita Terkini

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

13 jam ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

5 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

6 hari ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

Distribusikan Uang Layak Edar hingga ke Pelosok, Pegadaian Sabet Penghargaan BI

Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More

1 minggu ago

Kolaborasi Pegadaian & Relawan Bakti BUMN Batch VIII, Bangun Desa Aan di Bali Lebih Mandiri

Madiunpos.com, BALI – Pegadaian kembali rajut kolaborasi bersama Relawan Bakti BUMN untuk pembangunan desa dengan… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.