Massa dari Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Magetan, Jawa Timur, menggelar demo di depan gedung DPRD menolak Omnibus Law, Selasa (13/10). (Detikcom-Sugeng Harianto)
Madiunpos.com, MAGETAN - Puluhan orang dari Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Magetan, Jawa Timur, menggelar demo di depan gedung DPRD Magetan. Mereka menolak Omnibus Law dan menyerukan ganyang komunis.
Seruan ganyang komunis dan anteknya merupakan satu dari enam poin tuntutan yang tertulis dalam spanduk yang mereka bentangkan. Saat orasi, Ketua GUIB Magetan, Imam Abu Umar, mengenakan gamis putih berserban hijau serta sarung batik hitam.
"Batalkan Undang-Undang Omnibus Law, Allahu Akbar," teriak Imam Abu Umar, Selasa (13/10/2020).
Setahun Terakhir 10 Warga Ngawi Meninggal karena Jebakan Tikus, 4 Orang Dibui
Tak hanya pembentangan spanduk ganyang komunis, pihaknya juga menilai secara tidak langsung UU Omnibus Law dibuat oleh komunis.
"Sistem komunis adalah semua aset dikuasai oleh negara. Nah melalui jembatan undang undang ini [Omnibus Law] sistem komunis sudah kami jelaskan," terang orator lainnya, Saiful Anam.
Sementara satu orator lagi, Bobby, mengaku ingin mendatangi kantor polisi dan melaporkan kasus pencurian.
Satu Keluarga di Bojonegoro Meninggal Tersetrum Jebakan Tikus, 2 Orang Jadi Tersangka
"Kita mau ke kantor polisi karena kecolongan amanah oleh orang yang kita beri amanah [DPR yang mengesahkan UU Omnibus Law]," teriak Bobby.
Pantauan di lapangan, peserta demo tampak mengenakan baju warna hitam dan sebagian warna putih. Mereka berjajar di belakang dua spanduk berukuran 1 meter x 3 meter. Sementara salah satu peserta tampak mengibarkan bendera Merah Putih.
Spanduk tersebut berisi tulisan “Magetan Bergerak AKSI 1310, Aksi Tolak UU Ciptaker/Cilaka”. Dalam spanduk itu juga tertera enam tuntutan yang mereka perjuangkan. Seperti tolak UU Omnibus Law, selamatkan kaum buruh, bubarkan BPI, hingga ganyang komunis dan antek-anteknya.
Polisi Tangkap 8 Petinggi dan Anggota KAMI Medan dan Jakarta
Hingga pukul 14.30 WIB, 10 perwakilan demonstran masih bertemu dengan anggota DPRD. Puluhan personel dari Polri dan TNI masih berjaga di pintu masuk gedung DPRD.
Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More
Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More
This website uses cookies.