Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan, seusai memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Semeru 2021 di Lapangan Tribrata Polres Madiun, Senin (20/9/2021). (Istimewa/Polres Madiun)
Madiunpos.com, MADIUN -- Tim penyelidik Satreskrim Polres Madiun telah memeriksa delapan orang saksi dalam kasus penemuan mayat seorang janda di rumahnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Polisi masih belum bisa memastikan janda berusia 52 tahun itu meninggal akibat pembunuhan atau hal lain.
Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan, mengatakan saat ini polisi masih menyelidiki kasus kematian perempuan bernama Ismiyati itu. Dari hasil otopsi, ditemukan ada tanda-tanda kekerasan benda tumpul di bagian kepala dan leher perempuan itu.
“Kita sudah melakukan otopsi. Terdapat kekerasan benda tumpul di kepala,” kata Jury, Jumat (5/11/2021).
PT Inka Targetkan Perbaikan 6 Kereta LRT Rampung Agustus 2022
Dia menuturkan saat ini sudah ada delapan orang saksi yang telah diperiksa. Mereka yang dipanggil sebagai saksi adalah orang yang berhubungan dengan Ismiyati sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Ini masih kita dalami semua. Seperti keterangan dari saksi. Mudah-mudahan kita bisa mendapat petunjuk,” jelasnya.
Pihaknya juga memeriksa handphone milik korban dan para saksi. Hal ini dilakukan untuk mencari bukti-bukti terkait kasus ini.
Meski dalam otopsi ditemukan kekerasan benda tumpul di bagian kepala, Jury menyampaikan pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan kematian korban. Apakah janda tersebut menjadi korban pembunuhan atau karena hal lain.
4 Rumah di Madiun Disatroni Maling, Warga Sempat Kejar Mobil Pelaku
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang janda ditemukan meninggal dunia di rumahnya di RT 006/RW 001, Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (24/10/2021).
Kakak ipar Ismiyati, Suwandi, mengatakan jasad Ismiyati ditemukan pada Minggu sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu ada keponakan yang hendak menitipkan es di kulkas yang ada di rumah Ismiyati.
“Tapi saat hendak menitipkan es itu, digedok-gedok pintunya tidak buka. Diteriaki juga tidak ada respon,” kata dia.
Karena curiga, keluarga pun melihat kondisi di dalam rumah tersebut dengan mengintip bagian ventilasi atas pintu rumah bagian belakang. Ternyata Ismiyati terlihat sudah dalam kondisi terlentang di lantai ruang tamu. Selanjutnya pintu rumah dibuka paksa.
“Saat ditemukan itu, kondisinya sudah meninggal. Ada pendarahan di bagian telinga sisi kanan,” kata dia.
Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More
Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More
This website uses cookies.