Kategori: News

Buruh Madiun Bagikan Sembako Saat Peringatan Hari Buruh 2020

Madiunpos.com, MADIUN — Peringatan Hari Buruh pada 1 Mei 2020 di Madiun dirayakan dengan membagi-bagikan paket sembako kepada warga tidak mampu dan buruh yang di-PHK perusahaan.

Tidak ada aksi unjuk rasa di jalanan seperti peringatan Hari Buruh atau May Day seperti tahun-tahun sebelumnya. Perayaan May Day di Madiun dilakukan secara diam dengan membagikan bantuan paket sembako di tengah pandemi Covid-19.

Para buruh mengumpulkan uang kemudian dibelikan puluhan paket sembako dan dibagiakn kepada warga yang terdampak dan juga para pekerja yang di-PHK.

Uji Swab 15 Kali, Satu Pasien Covid-19 di Lumajang Dinyatakan Sembuh

Koordinator Serikat Buruh Madiun (SBM) Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Aris Budiono, mengatakan peringatan May Day tahun ini dirayakan di tengah wabah corona. Para buruh dari KASBI memberikan bantuan berupa 25 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak.

“Agenda bagi-bagi sembako ini memang untuk memperingati Hari Buruh. Ini sebagai bentuk rakyat kecil membantu rakyat kecil. Kami mengeluarkan 25 paket sembako dan ada bantuan dari Polres Madiun Kota sebanyak 30 paket. Sehingga total ada 55 paket sembako yang kami bagikan,” kata dia, Jumat (1/5/2020).

Paket bantuan yang berisi beras, minyak goreng, kecap, dan mi instan itu diberikan kepada warga terdampak Covid-19 seperti warga lansia, warga tidak mampu, dan buruh yang di-PHK di wilayah Kota Madiun.

Karyawan Positif Corona, Sampoerna Pastikan Produk Tetap Aman

Pada May Day tahun ini, lanjut Aris, para buruh di Madiun berharap pemerintah bisa menindak tegas perusahaan nakal di tengah pandemi Covid-19. Artinya, perusahaan harus memberikan perlindungan dalam masa wabah ini.

Para pekerja yang terpaksa dirumahkan harus mendapatkan upah penuh dari perusahaan sesuai Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor 5 tahun 1998. Sedangkan buruh yang mendapatkan pemutusan hubungan kerja harus mendapatkan pesangon sesuai peraturan yang berlaku.

Aris menilai banyak pengusaha yang menunggangi kondisi wabah ini dengan memberhentikan pekerjanya tanpa memberikan pesangon.

“Sebelum ada Covid-19 banyak perusahaan yang memberhentikan pekerjanya tanpa memberikan pesangon. Apalagi kondisi sekarang. Itu hanya jadi alasan untuk tidak memberikan pesangon,” kata dia.

 

Abdul Jalil

Dipublikasikan oleh
Abdul Jalil

Berita Terkini

Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima, Pegadaian Raih Penghargaan

Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More

1 jam ago

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

22 jam ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

5 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

7 hari ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

Distribusikan Uang Layak Edar hingga ke Pelosok, Pegadaian Sabet Penghargaan BI

Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.