Kategori: News

Cegah Corona, Disdukcapil Ponorogo Batasi Layanan Kependudukan

Madiunpos.com, PONOROGO — Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ponorogo membatasi layanan kepada masyarakat selama dua pekan. Kebijakan ini dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan yang berpotensi menjadi cara penularan dan persebaran virus corona atau Covid-19.

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Ponorogo, Hartoyo, mengatakan pembatasan layanan terkait kependudukan dan catatan sipil ini dilakukan sesuai instruksi Bupati Ponorogo tentang penanggulangan virus corona.

“Sesuai instruksi tersebut supaya bisa menghindari kerumunan maka kita melakukan langkah-langkah strategis. Mulai dari penyediaan tempat cuci tangan sampai pembatasan pelayanan kependudukan,” kata dia yang dikutip Madiunpos.com dalam siaran pers Pemkab Ponorogo, Kamis (19/3/2020).

RSUD dr. Soedono Masih Tunggu Hasil Lab untuk Buktikan Positif Corona

Hartoyo menuturkan pembatasan pelayanan tersebut seperti dengan mengarahkan masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan cukup ke kecamatan bila dokumen yang diurus tersebut bisa dilayani di tingkat kecamatan. Pihaknya juga telah mengirim surat edaran kepada para camat supaya melayani masyarakat yang ingin mengurus layanan kependudukan.

“Kalau masyarakat memerlukan layanan kependudukan dan bisa dilayani di tingkat kecamatan, maka tidak perlu mengurus sampai ke tingkat kabupaten. Kalau dokumennya tidak mendesak, bisa ditunda dulu sampai 14 hari ke depan,” jelas dia.

Dampak Corona, Hotel Berbintang di Madiun Alami Kerugian

Layanan yang bisa dilayani di tingkat kecamatan seperti perubahan data tertentu kartu keluarga, perekaman E-KTP, akta kelahiran 0-1 tahun, surat pindah dalam kabupaten, dan akta kematian. Tetapi, kalau layanan tersebut mendesak harus dilayani di Kantor Disdukcapil, maka tetap akan dilayani. Untuk jumlah antrean dibatasi hingga nomor 50 saja per harinya.

Plt. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Ponorogo, Amrouji, menyampaikan pembatasan pelayanan ini bertujuan menghindarkan adanya kerumunan di Kantor Disdukcapil. Lokasi antrean juga dialihkan dari dalam ruangan menjadi di luar ruangan.

“Petugas juga dilengkapi dengan masker dan sarung tangan karet untuk menghindari kontak langsung dengan tubuh masyarakat maupun kontak langsung dengan dokumen-dokumen yang bisa saja tertempel bermacam bakteri, kuman, maupun virus,” jelas dia.

 

 

Abdul Jalil

Dipublikasikan oleh
Abdul Jalil

Berita Terkini

Berkat Komitmen pada Pelayanan Prima, Pegadaian Raih Penghargaan

Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More

10 jam ago

Pegadaian Ajak Masyarakat Berinvestasi Aman di Era Digital

Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More

1 hari ago

Pegadaian Raih Penghargaan OJK Financial Literacy Award 2025

Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More

5 hari ago

Komitmen Dukung Generasi Emas, Pegadaian Beri Apresiasi Tabungan Emas untuk Paskibraka Nasional 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More

1 minggu ago

Berjaya di Tingkat Global, Pegadaian Sabet Penghargaan PMO Terbaik Asia-Pasifik

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More

1 minggu ago

Distribusikan Uang Layak Edar hingga ke Pelosok, Pegadaian Sabet Penghargaan BI

Madiunpos.com, JAKARTA--PT Pegadaian menyabet penghargaan bergengsi Sinergi Kemitraan Layanan Bank Indonesia (BI) berkat peran strategisnya… Read More

1 minggu ago

This website uses cookies.