Kategori: News

Sepakat! Suroan dan Suran Agung Ditiadakan Tahun Ini

Madiunpos.com, MADIUN -- Kegiatan tradisi Suroan dan Suran Agung yang biasanya diselenggarakan pada 1 Muharam atau 1 Sura pada tahun 2020 ini ditiadakan. Tidak ada kegiatan nyekar di makam leluhur dan tidak ada kegiatan pengesahan warga secara besar-besaran seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini menjadi kesepakatan dalam Rapat Koordinasi dan Fasilitasi Suroan dan Suran Agung pada Kabupaten/Kota se-Bakorwil I Madiun, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupetan Bojonegoro tahun 2020 di Hotel Sun Madiun, Kamis (13/8/2020).

Dalam rapat koordinasi itu juga hadir perwakilan dari pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) serta perwakilan dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Madiun. Mereka bersepakat untuk meniadakan kegiatan tradisi Suroan dan Suran Agung pada masa pandemi Covid-19 ini.

Makam Mendiang Didi Kempot Diperbaiki Istri Pertama

Kegiatan tradisi ini dilarang karena biasanya Suroan dan Suran Agung menyedot ribuan pesilat dari berbagai daerah untuk datang ke Madiun. Para pesilat itu akan berziarah ke makam leluhur mereka masing-masing dan ada juga yang mengikuti pengesahan warga baru.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Muhammad Firman, mengatakan kegiatan Suran dan Suran Agung memang sudah menjadi atensi dari Polda Jatim. Pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah perguruan silat.

Dia menegaskan kegiatan ziarah makam leluhur para pesilat pada 1 Sura tahun ini ditiadakan. Pengesahan warga baru khususnya bagi pesilat PSHT dilaksanakan di wilayah masing-masing. Kegiatan pengesahan bisa dilakukan di tingkat cabang maupun ranting.

Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Terpapar Covid-19

Kesepakatan lainnya, yaitu pengesahan calon warga baru tidak menimbulkan pelanggaran hukum baik terhadap masyarakat maupun perguruan silat lainnya. Apabila terjadi pelanggaran, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Untuk kegiatan ziarah makam tahun ini ditiadakan karena memiliki potensi menimbulkan pergerakan massa. Dengan berkumpulnya masyarakat ini dikhawatirkan bisa muncul klaster baru,” jelas dia seusai rakor tersebut.

Wali Kota Madiun, Maidi, berharap seluruh perguruan silat di Madiun bisa mematuhi kesepakatan yang telah dibuat. Dia menegaskan kalau ada pesilat yang tidak mematuhi aturan akan diberi sanksi.

Maidi menyampaikan tidak adanya kegiatan Suroan dan Suran Agung pada tahun ini karena kondisi wilayah belum sepenuhnya aman dari Covid-19. Dia tidak menginginkan kegiatan tradisi itu menjadi klaster baru persebaran Covid-19.

“Semua harus taat. Kegiatan-kegiatan ini menjadi komitmen semua pengambil kebijakan di daerah Bakorwil I Madiun. Jadi harus ditaati. Tidak ada toleransi bagi warga yang tidak patuh,” jelasnya.

Abdul Jalil

Dipublikasikan oleh
Abdul Jalil

Berita Terkini

Perkuat Pemberdayaan Pandai Besi Binongko, Pegadaian dan Universitas Halu Oleo Jalin Kerja Sama

Madiunpos.com, JAKARTA-Pegadaian bersama Universitas Halu Oleo melaksanakan program pemberdayaan masyarakat pandai besi di Pulau Binongko,… Read More

1 hari ago

Konsisten, PT Pegadaian Pertahankan Predikat Most Trusted Company dalam Ajang CGPI 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – Komitmen kuat PT Pegadaian dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten… Read More

2 hari ago

Torehkan Sejarah, Tim Pegadaian Raih Juara Dunia PMO Global Awards 2025 di Amerika Serikat

Madiunpos.com, PHOENIX – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi monumental di kancah internasional. Kali ini Pegadaian… Read More

4 hari ago

Malam Penganugerahan Sukses Digelar, Inilah Para Jawara Pegadaian Media Awards 2025

Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian sukses menggelar Malam Penganugerahan Pegadaian Media Awards (PMA) 2025 “Bersama… Read More

1 minggu ago

Pengguna Tring! by Pegadaian Tembus 2 Juta

Madiunpos.com, JAKARTA-Aplikasi unggulan, Tring! by Pegadaian, kini berhasil menembus angka 2 Juta pengguna terdaftar, sejak… Read More

2 minggu ago

Penguatan Ekosistem Bullion melalui Forum Bullion Connect 2025: Linking Mines to Markets

Madiunpos.com, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama OJK berkolaborasi dengan World Gold Council (WGC)… Read More

2 minggu ago

This website uses cookies.