Banyak Peziarah Datang, Tempat Parkir di Makam Didi Kempot Akan Diperluas

Kelompok Karang Taruna Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, bergotong royong untuk menata kawasan permakaman umum yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Didi Kempot.

Banyak Peziarah Datang, Tempat Parkir di Makam Didi Kempot Akan Diperluas Sobat Ambyar berziarah dan berdoa di makam Didi Kempot di TPU Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, Jumat (12/6/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

    Madiunpos.com, NGAWI — Kelompok Karang Taruna Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, bergotong royong untuk menata kawasan permakaman umum yang menjadi tempat peristirahatan terakhir Didi Kempot.

    Nantinya, kawasan permakaman umum Desa Majasem ini akan disulap menjadi lebih bagus dan memiliki tempat parkir yang luas. Saat ini TPU desa setempat hanya memiliki lahan parkir yang sempit. Selain itu akses jalan menuju ke permakaman juga rusak dan becek.

    Pengurus Karang Taruna Desa Majasem, Agus Kusmanto, mengatakan setiap hari ada puluhan orang yang datang ke makam sang maestro campursari itu. Para Sobat Ambyar dari berbagai daerah itu ingin berziarah dan mendoakan sang idola.

    Penggemar Kirim Patung, Rencananya Dipasang di Area Makam Didi Kempot

    “Hampir setiap hari ada orang yang datang ke sini untuk ziarah. Yang datang tidak hanya dari Ngawi dan sekitar sini saja, tetapi dari luar wilayah Ngawi juga banyak,” kata dia saat ditemui di TPU Desa Majasem, Jumat (12/6/2020).

    Jalan Kompleks Permakaman

    Agus menuturkan pihak keluarga berencana memperluas tempat parkir area permakaman. Pembuatan tempat parkir dianggap penting karena selama ini tidak ada tempat parkir di sekitar TPU. Biasanya, para peziarah memarkirkan kendaraan mereka di pinggir jalan.

    “Pihak keluarga ini mau membeli lahan yang ada di dekat makam. Nanti mau untuk tempat parkir,” ujar dia.

    Selain digunakan untuk jadi tempat parkir, kata Agus, pihak Karang Taruna juga berencana akan membikin beberapa warung di dekat TPU. Menurutnya, penyediaan warung ini dibutuhkan karena yang datang ke makam ini berasal dari berbagai daerah.

    Yan Velia Bersimpuh dan Menangis di Pusara Didi Kempot

    “Mungkin kan nanti bisa jadi wisata religi. Berkunjung ke makam sang maestro,” ujar dia.

    Kakak Didi Kempot, Lilik Subagyo, mengatakan saat ini pihak keluarga masih proses memperbaiki jalan ke dalam kompleks permakaman. Nantinya, jalan masuk ke makam akan dipaving sehingga saat Sobat Ambyar datang bisa nyaman.

    Lilik menyampaikan istri Didi Kempot, Saputri, juga berencana menata makam dengan memasangi cungkup.”Dari keluarga saat ini masih memperbaiki jalan di makam. Ya supaya para peziarah bisa nyaman saat datang ke makam,” kata dia.

     



    Editor : Abdul Jalil

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.