Fanny Ghassani adalah aktris Indonesia yang memiliki kumis tipis. (instagram.com/@fannyghassani)
Madiunpos.com, MADIUN – Bukan hanya pria yang memiliki kumis, meskipun kadang tidak terlalu lebat, ada beberapa wanita yang memang dilahirkan memiliki kumis layaknya seorang pria.
Ada beberapa wanita yang memiliki kumis merasa tidak percaya diri karena bulu halus yang tumbuh di atas bibir. Meskipun berbeda, biasanya wanita yang memiliki bulu halus terlihat berbeda dan menarik dibandingkan wanita lainnya.
Lalu mengapa seorang wanita bisa memiliki kumis atau bulu halus di atas bibir dan tubuh tertentu lainnya?
Dilansir dari sehatq.com, suatu kondisi tumbuhnya rambut di bagian wajah dan tubuh tertentu pada tubuh seorang wanita disebut hirsutisme.
Selain kumis, wanita yang mengalami hirsutisme juga dapat mengalami pertumbuhan rambut pada bagian tubuh lainnya, seperti dagu, dada, perut, lengan, dan punggung. Penyebab paling umum dari hirsutisme adalah sindrom ovarium polikistik atau PCOS (polycystic ovary syndrome). PCOS adalah penyebab dari tiga dari setiap empat kasus hirsutisme.
PCOS membuat wanita mengalami ketidakseimbangan produksi hormon androgen. Hormon androgen adalah hormon yang memicu pertumbuhan karakteristik seks sekunder laki-laki, seperti kumis dan jenggot. Hormon ini umumnya lebih banyak dimiliki pria, sementara tubuh wanita secara alami menghasilkan androgen dalam jumlah yang sangat sedikit.
Selain itu, berikut ada beberapa kondisi medis lain yang menyebabkan wanita memiliki kumis.
Terkadang, wanita berkumis disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. Apabila Anda memiliki keluarga kandung, seperti ibu dan saudara perempuan yang berkumis, maka kemungkinan besar Anda akan mempunyai kondisi yang serupa.
Munculnya kumis atau banyak tumbuh rambut pada tubuh wanita juga dapat disebabkan oleh tingginya jumlah testosteron (androgen) di dalam tubuhnya.
Hormon testosteron normalnya berjumlah lebih banyak pada pria, dan berjumlah sedikit pada tubuh wanita. Ketika jumlah hormon testosteron banyak, maka menyebabkan kondisi hirsutisme.
Perubahan hormon saat menopause dapat menyebabkan munculnya rambut pada tubuh. Tak heran jika wanita yang mengalami perubahan hormon saat menopause akan berkumis.
Misteri Alas Lali Jiwo, Ketika Seorang Pendaki Disembunyikan Makhluk Halus
Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan perubahan hormon dalam tubuh. Akibatnya, wanita bisa memiliki rambut di wajah atau tubuhnya. Jenis obat-obatan yang dapat menyebabkan perubahan hormon, antara lain:
Wanita berkumis juga dapat disebabkan oleh kondisi medis serius lainnya, seperti gangguan kelenjar adrenal atau ovarium.
Bincang Santai dengan Prodia: Kuatkan Imunitas Lewat Asupan Vitamin D
Madiunpos.com, JAKARTA – Berikan manfaat lebih bagi masyarakat dalam bertransaksi, Pegadaian hadirkan berbagai promo diskon… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA-PT Pegadaian kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, terbukti dengan… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA -- PT Pegadaian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam merencanakan keuangan… Read More
Madiunpos, JAKARTA – PT Pegadaian kembali mencetak prestasi gemilang dengan menerima penghargaan Financial Literacy Award… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – Pegadaian menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi emas Indonesia melalui program “Pegadaian Peduli… Read More
Madiunpos.com, JAKARTA – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Project Management Office… Read More
This website uses cookies.