Perempuan Telanjang Di Surabaya Disebut Depresi, Bukan Karena Covid-19

Ketua RT Darojat membantah perempuan tersebut stres karena suami dan anaknya meninggal karena Covid-19.

Perempuan Telanjang Di Surabaya Disebut Depresi, Bukan Karena Covid-19 Viral dokter telanjang. (Detik.com/Tangkapan layar)

    Madiunpos.com, SURABAYA — Video perempuan telanjang yang disebut dokter viral di media sosial. Caption pada video itu tertulis bahwa perempuan itu depresi karena suami dan anaknya meninggal karena Covid-19.

    Benarkah apa yang tertulis pada caption itu? Ketua RT setempat, Darojat, membantah caption itu.

    “Tidak benar kalau suami dan anaknya meninggal karena Covid-19,” kata Darojat, Kamis (18/6/2020).

    Viral Video Perempuan Diduga Dokter, Telanjang di Jalanan Surabaya

    Darojat membantah perempuan tersebut stres karena suami dan anaknya meninggal karena Covid-19. Menurut Darojat, suami dan anak perempuan tersebut dalam keadaan baik.

    “Tidak benar kalau meninggal karena Corona. Anak dan suaminya masih hidup dan dalam keadaan baik,” jelasnya seperti dilansir dari Detik.com.

    Modal Obeng, Pelaku Ini Gasak Emas 60 Gram dan Uang Tunai

    Darojat menyebut perempuan yang telanjang tersebut memang terkadang depresi. Ia menceritakan sebelumnya perempuan tersebut pernah depresi namun tidak sampai melepas baju seperti sekarang.

    “Saya kurang tahu persis apakah dia punya depresi. Tapi dulu pernah saat kelahiran anaknya yang ke berapa gitu, beliau depresi. Tapi gak seperti yang viral gitu. Ini saja sudah lama bertahun-tahun gak depresi, itu menurut keterangan pembantunya saat saya tanya,” jelasnya.

    BPJS Peringatkan Bupati Jember Soal Tunggakan Iuran JKN

    Terkait kapan perempuan tersebut depresi dan telanjang, Darojat menjelaskan kejadian tersebut sudah lama sekitar hari raya Idul Fitri 1441 H lalu.

    “Pokoknya pas hari raya kalau gak salah. Hari Minggu sepertinya kejadiannya. Saya lupa detailnya karena memang sudah lama,” pungkasnya.



    Editor : Arif Fajar Setiadi

    Get the amazing news right in your inbox

    Berita Terpopuler

    0 Komentar

    Belum ada komentar, jadilah yang pertama untuk menanggapi berita ini.

    Komentar Ditutup.